Berita

mulyadi

Politikus Demokrat Tak Mau Ambil Pusing dengan Tahun Politik

SABTU, 09 MARET 2013 | 23:03 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Kendati menjelang pemilu 2014 suhu politik mulai memanas, hal tidak menyurutkan semangat politisi Partai Demokrat Mulyadi dalam menjalankan fungsi kedewanannya.

"Mungkin jelang pemilu 2014 suhu politik mulai panas jadi ditafsirkan saat ini dinilai tahun politik. Tapi sesungguhnya tidak ada pengaruhnya yang ada saat ini saya tetap kosentrasi kerja dan kerja," kata Mulyadi dalam keterangannya kepada pers (Sabtu, 9/3).

Baginya yang terpenting sebagai sebagai wakil rakyat harus konsentrasi menjalankan tugas di parlemen memperjuangkan kepentingan rakyat.


"Tentu tugas utama kami di parlemen adalah mengawal program-program pemerintah agar terlaksana sesuai perencanaan. Dimana progaram tersebut manfaatnya sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat," jelasnya.

Menurut Wakil Ketua Komisi V DPR ini ada beberapa program yang secara khusus dikawal oleh Komisinya. Di antaranya adalah Program Pembangunan Infrastruktur Perdesaan (PPIP), Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), atau yang lebih dikenal Bedah Rumah buat masyarakat yang tidak mampu, dan PNPM Mandiri.

"Program-program pro rakyat tersebut program yang dapat dirasakan manfaatnya oleh rakyat dan juga di pedesaan. Sehingga saya selaku wakil rakyat harus pula mengawal program tersebut," ungkapnya.

"Pada prinsifnya kami kader Partai Demokrat sebagai pendukung utama Pemerintahan SBY, harus memastikan program tersebut berjalan dgn baik," sambung politisi asal Daerah Pemilihan Sumatera Barat II ini.

Karena itu dirinya mengaku tidak mempunyai rasa khawatir dengan hiruk pikuk politik saat ini menjelang pemilu 2014. "Saya yakin rakyat sudah cerdas, tahu mana yang berbuat dan mana yang tidak. Karenanya fokus utama saya sebagai wakil rakyat kerja dahulu," tuturnya.

Meski masa tugas sebagai anggota Dewan pada periode ini akan habis sekitar satu tahun lagi, Mulyadi akan tetap konsisten dan kosentrasi memperjuangkan kebutuhan rakyat. Salah satunya mengawal program-program pemerintah yang pro rakyat.

"Saya dipilih oleh rakyat, tentunya saya mempunyai kewajiban memperjuangkan aspirasi rakyat seperti mengawal program-program pemerintah," tutur Mulyadi.

Karena itu Mulyadi juga meminta agar para menteri yang bersinergi dengan Komisi V agar menjalankan arahan Presiden. "Oleh karena itu Kementrian selalu kami ingatkan dalam menyusun prgram/kegiatan harus mengacu kepada anggaran berbasis kinerja seperti arahan Bapak Presiden, dimana outcomenya harus terukur," pinta Mulyadi. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya