Berita

sby-tantowi

Pemusik Senang Akhirnya Pemerintah Tetapkan Hari Musik Nasional

SABTU, 09 MARET 2013 | 21:16 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Para pencipta lagu, seniman musik, artis penyanyi dan para pemusik lainnya, akhirnya bisa bernafas lega. Pasalnya, setelah 10 tahun menunggu, hari ini (Sabtu, 9/3), yang merupakan hari lahir tokoh pencipta lagu Indonesia Raya,  Wage Rudolf Supratman ditetapkan sebagai Hari Musik Nasional (HMN) melalui Keppres.

Ketua Umum Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta lagu dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI), Tantowi Yahya menyambut baik Keppres tersebut karena memang telah lama ditunggu-tunggu.

"Kami tentu berbahagia karena salah satu perjuangan panjang untuk mendapatkan pengakuan  telah membuahkan hasil," kata Tantowi dalam keterangannya kepada pers.


Untuk mendapatkan legalitas HMN melalui Keppres, kata Tantowi, PAPPRI telah berjuang sejak masa pemerintahan Megawati pada tahun 2003 lalu.

Menurut Tantowi, yang juga anggota Komisi I DPR RI ini, penetapan HMN merupakan wujud perhatian pemerintah terhadap kontribusi dan eksistensi pelaku dan penggiat musik di Indonesia.

Musik telah berkontribusi banyak dalam perjalanan bangsa dan negara ini, sejak zaman pra kemerdekaan, awal kemerdekaan dan pengisian kemerdekaan itu sendiri. Lewat lagu-lagu pengobar semangat, para pejuang kita diberikan semangat tambahan.

Di zaman setelah kemerdekaan, musik menjadi menjadi media pengagungan nilai-nilai luhur bangsa. Di zaman sekarang musik menghibur dan menafkahi banyak orang. Sehingga layaklah apabila ada satu hari yg didedikasikan sabagai hari musik walaupun itu bukan hari libur.

Selain itu, Tantowi mengatakan peringatan Hari Musik merupakan momentum yang tepat untuk kembali mengingatkan publik akan bahayanya pembajakan karya lagu pencipta dan seniman musik Indonesia.

"Kami berterima kasih kapada pemerintah dan selanjutnya tetap berharap pemerintah dapat bahu membahu dengan kami dalam menanggulangi pembajakan yang  sudah menyentuh angka 95 persen," tandas Tantowi. [zul]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya