Berita

RAFFI AHMAD/IST

Wawancara

Granat Minta BNN Hadirkan Raffi di Pengadilan

JUMAT, 08 MARET 2013 | 19:53 WIB | LAPORAN:

Setelah kemarin Indonesia Police Watch (IPW), kali ini girilaran ormas Gerakan Nasional Antinarkotika (Granat) yang menyampaikan dukungan terhadap Badan Narkotika Nasional (BNN) agar tetap fokus menangani kasus narkoba yang melibatkan presenter ternama, Raffi Ahmad.

Ketua Umum Granat, Hendry Yosodingrat menyarankan BNN agar tidak terpengaruh unjuk rasa para pendukung Raffi termasuk transkip pesan pendek (SMS) yang tersebar saat praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur baru-baru ini.

"Saya nilai itu tidak berkaitan sama sekali. Tidak perlu untuk dibicarakan. Lagi pula, tidak akan mempengaruhi keputusan hakim. Hakim memiliki pemikiran tersendiri sesuai hukum yang semestinya ditegakan," kata Hendry ketika dihubungi wartawan, Jumat (8/3).


Menurut dia, justru yang terpenting dilakukan BNN adalah membuktikan segala sangkaan yang dialamatkan kepada Raffi Ahmad. Namun yang tak kalah pentingnya, BNN harus bisa menghadirkan Raffi dalam persidangan selanjutnya.

"Raffi harus dihadirkan selaku  orang yang melakukan gugatan," pinta Hendry.

Seperti diketahui, mulai ramainya kasus ini, ketika di PN Jaktim tersebar selebaran transkip SMS yang menyudutkan artis Yuni Shara mengatur penangkapan Raffi dengan meminta bantuan Kapolres Malang AKBP Teddy Minahasa.[wid]


Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Bahlil Dinilai Main Dua Kaki untuk Menjaga Daya Tawar Golkar

Senin, 09 Februari 2026 | 12:07

Informan FBI Ungkap Dugaan Epstein Mata-mata Mossad

Senin, 09 Februari 2026 | 12:02

Purbaya Ungkap Penyebab Kericuhan PBI BPJS Kesehatan: 11 Juta Orang Dicoret Sekaligus

Senin, 09 Februari 2026 | 11:55

Mantan Menteri Kebudayaan Prancis dan Putrinya Terseret Skandal Epstein

Senin, 09 Februari 2026 | 11:38

Mensos: PBI BPJS Kesehatan Tidak Dikurangi, Hanya Direlokasi

Senin, 09 Februari 2026 | 11:32

Industri Tembakau Menunggu Kepastian Penambahan Layer Cukai

Senin, 09 Februari 2026 | 11:26

Langkah Prabowo Kembangkan Energi Terbarukan di Papua Wujud Nyata Keadilan

Senin, 09 Februari 2026 | 11:25

WNA China Tersangka Kasus Emas 774 Kg Diamankan Saat Diduga Hendak Kabur ke Perbatasan

Senin, 09 Februari 2026 | 11:16

Tudingan Kapolri Membangkang Presiden Adalah Rekayasa Opini yang Berbahaya

Senin, 09 Februari 2026 | 10:51

Februari 2026 Banjir Tanggal Merah: Cek Long Weekend Imlek & Libur Awal Puasa

Senin, 09 Februari 2026 | 10:46

Selengkapnya