Berita

KPK Konfrontir Sopir Pribadi Anas Urbaningrum dengan Bos Dealer Mobil?

SELASA, 05 MARET 2013 | 14:55 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Hadi Wijaya, Bos Duta Motor, dealer mobil di pecenongan Jakarta sampai saat ini masih menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus dugaan penerimaan hadiah terkait pembangunan proyek Hambalang yang menjerat Anas Urbaningrum.

Selain Hadi, ternyata hari ini (Selasa, 5/2) KPK juga memanggil ulang sopir pribadi yang juga disebut-sebut sebagai staf Anas Urbaningrum, Nurachmad Rusdam. Rusdam dijadwalkan menjalani pemeriksaan kemarin, tapi tak hadir.

Rusdam sendiri sudah tiba di markas Abraham Samad Cs sejak pagi tadi. Tidak ada kata yang keluar dari mulutnya. Dia langsung masuk ke dalam gedung KPK.


Informasi yang dihimpun keduanya akan dikonfrontir guna mencocokan data-data yang dimiliki KPK terkait mobil Toyota Harrier dengan nomor polisi B 15 AUD tersebut.

Nurachmad Rusdam disebut-sebut sebagai saksi kunci yang mengetahui perihal mobil Toyota Harrier yang diduga diberikan dari PT Adhi Karya kepada Anas Urbaningrum. Nurahmad yang biasa disapa Geral pernah tiga kali diperiksa KPK. Nurahmad juga yang diminta Anas menjualkan mobil itu ke sebuah show room di Kemayoran.

Sementara Hadi Wijaya adalah pemilik Duta Motor merupakan tempat pembelian mobil toyota Harrier bernopol B 15 AUD untuk Anas. Hadi sendiri merupakan salah seorang yang menerima uang pembayaran dari hasil pembelian mobil tersebut pada September 2009.

Saat itu, duit tunai Rp 150 juta dari total pembelian mobil seharga Rp 670 juta di transfer ke rekening BCA milik Hadi. Pembelian mobil itu dengan uang tunai sebesar Rp 520 juta dan sisanya dibayarkan menggunakan cek.[zul]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya