Berita

Jenderal AS Joseph Dunford/ist

Dunia

Komandan ISAF Minta Maaf Atas Insiden Tewas 2 Bocah Afghanistan

MINGGU, 03 MARET 2013 | 12:43 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Komandan Pasukan Bantuan Keamanan Internasional NATO (ISAF), Jenderal AS Joseph Dunford, dalam sebuah pernyataan pada Sabtu (2/3) meminta maaf atas insiden salah sasaran yang telah menewaskan dua anak laki-laki Afghanistan.

"Secara pribadi saya meminta maaf dan mengucapkan turut berbelasungkawa kepada keluarga dari anak-anak yang tewas," kata Dunford, seperti yang dikutip Reuters (Minggu, 3/3).

"Anak-anak tewas ditembak oleh helikopter milik pasukan koalisi yang mereka pikir pasukan gerilyawan," katanya lagi.


Ia menambahkan bahwa tim penyelidik Afghanistan dan ISAF juga telah mengunjungi desa tersebut untuk bertemu dengan para pemimpin setempat. Kedua anak laki-laki tersebut menjadi korban salah sasaran saat pasukan koalisi sedang melakukan operasi serangan di Uruzgan pada 28 Februari lalu.

Penembakan terhadap warga sipil ini kian menimbulkan ketegangan hubungan antara ISAF dan Presiden Afghanistan Hamid Karzai. Insiden serupa juga pernah terjadi pada 13 Februari lalu yang menewaskan 10 warga sipil, empat diantaranya adalah anak-anak.

Akibat sejumlah inisden tersebut Presiden Hamid Karzai telah mengeluarkan perintah kepada pasukannya untuk menghentikan permintaan bantuan serangan udara dari ISAF.  [wid]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Intelijen AS: Iran Bakal Perpanjang Perang untuk Goyang Trump di Pemilu Sela

Minggu, 06 September 2026 | 16:27

Pengunjung Lampung Financial Festival 2026 Antusias Jajal Layanan Digital BNI

Minggu, 06 September 2026 | 16:06

Erupsi Anak Krakatau, 12 Penerbangan Malaysia Airlines ke Jakarta Dibatalkan

Minggu, 06 September 2026 | 15:51

Debu Vulkanik Tebal Selimuti Bandar Lampung

Minggu, 06 September 2026 | 15:36

Trump Ancam Serang Gunung Pickaxe Iran dalam Waktu Dekat

Minggu, 06 September 2026 | 15:25

Gugatan Denny Indrayana soal Ijazah Gibran Berpeluang Ditolak MK

Minggu, 06 September 2026 | 14:49

Denmark Tegaskan Dukungan Terhadap Otonomi Sahara Maroko

Minggu, 06 September 2026 | 14:18

BNPB Gencarkan OMC Redam Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau di Jakarta

Minggu, 06 September 2026 | 14:12

Pemantauan Kualitas Udara Diperketat Antisipasi Dampak Sebaran Abu Vulkanik

Minggu, 06 September 2026 | 14:06

Produk Impor Masuk RI Wajib Halal

Minggu, 06 September 2026 | 14:01

Selengkapnya