Berita

taliban/ist

Dunia

Satu Keluarga Tewas dalam Serangan Meleset Taliban

MINGGU, 24 FEBRUARI 2013 | 15:12 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Sedikitnya lima warga sipil tewas akibat serangan meleset yang menargetkan konvoi pasukan NATO di Kapisa, Afghanistan.

Dalam sebuah pernyataan Pasukan Bantuan Pimpinan NATO (ISAF) menegaskan bahwa tidak ada tentaranya yang tewas akibat bom mobil tersebut.

Namun para pejabat Afghanistan mengatakan bahwa bom itu meledak setelah menabrak rumah warga. Akibatnya, satu keluarga yang berada di rumah tewas seketika.


Seperti dikutip AFP (Minggu, 24/2), militan Taliban mengaku bertanggung jawab atas serangan serangan mematikan itu.

Baru-baru ini serangan di ibukota Afghanistan, Kabul, memang semakin meningkat. Pada hari Senin (18/2) misalnya, pemberontak menyerang markas polisi lalu lintas di Kabul yang menyebabkan tiga polisi tewas.

Saat ini terdapat 130 ribu personel Pasukan Bantuan Keamanan Internasional (ISAF) pimpinan NATO yang berasal dari puluhan negara dikirim ke Afghanistan. Pasukan ini diperuntukan membantu pemerintah Kabul dalam memerangi pemberontakan Taliban dan sekutunya.

Presiden Hamid Karzai dan negara-negara Barat pendukungnya telah sepakat bahwa semua pasukan tempur asing akan kembali ke negara mereka pada akhir 2014. Namun demikian, Barat berjanji akan memberikan dukungan yang berlanjut setelah masa itu dalam bentuk dana dan pelatihan bagi pasukan keamanan Afghanistan.[ian]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Intelijen AS: Iran Bakal Perpanjang Perang untuk Goyang Trump di Pemilu Sela

Minggu, 06 September 2026 | 16:27

Pengunjung Lampung Financial Festival 2026 Antusias Jajal Layanan Digital BNI

Minggu, 06 September 2026 | 16:06

Erupsi Anak Krakatau, 12 Penerbangan Malaysia Airlines ke Jakarta Dibatalkan

Minggu, 06 September 2026 | 15:51

Debu Vulkanik Tebal Selimuti Bandar Lampung

Minggu, 06 September 2026 | 15:36

Trump Ancam Serang Gunung Pickaxe Iran dalam Waktu Dekat

Minggu, 06 September 2026 | 15:25

Gugatan Denny Indrayana soal Ijazah Gibran Berpeluang Ditolak MK

Minggu, 06 September 2026 | 14:49

Denmark Tegaskan Dukungan Terhadap Otonomi Sahara Maroko

Minggu, 06 September 2026 | 14:18

BNPB Gencarkan OMC Redam Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau di Jakarta

Minggu, 06 September 2026 | 14:12

Pemantauan Kualitas Udara Diperketat Antisipasi Dampak Sebaran Abu Vulkanik

Minggu, 06 September 2026 | 14:06

Produk Impor Masuk RI Wajib Halal

Minggu, 06 September 2026 | 14:01

Selengkapnya