Berita

ILUSTRASI

Wawancara

Pelaku TNI Korban Penembakan Sudah Terdeteksi

KAMIS, 21 FEBRUARI 2013 | 19:24 WIB | LAPORAN:

Pemerintah mengaku telah mengetahui kelompok bersenjata mana yang diduga melakukan penyerangan dan penghadangan terhadap anggota TNI di Kabupaten Puncak Jaya, Papua.

Meski begitu, selain masih dalam pengejaran, aparat keamanan enggan gegabah melakukan penangkapan terhadap pelaku.

"Secara intelijen sudah ada pihak-pihak mana saja. Tetapi, kita tidak boleh gegabah menangkap," kata Menteri Polhukam Djoko Suyanto di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan Jakarta, Kamis (21/2).


Menurut Djoko, tempat kejadian pertama di Distrik Tingginambut, Kabupaten Puncak Jaya diindikasikan merupakan tempat aktivitas kelompok bersenjata pimpinan Goliat Tabuni. Sedangkan, tempat kejadian kedua di kampung Tanggulinik, Distrik Sinak diperkirakan merupakan tempat aktivitas kelompok bersenjata pimpinan Murib.

"Sekali lagi kita tidak boleh gegabah melakukan penangkapan. Syukur-syukur kalau ada di antara mereka mendeklarasikan sebagai pihak yang bertanggung jawab," jelasnya.

Djoko menambahkan, belum diketahui motif daripada pelaku penyerangan dan penghadangan yang menewaskan delapan prajurit TNI dan melukai satu orang tersebut.

"Sampai sore ini masih belum ada pesan atau pernyataan dari kelompok mana, dan apa yang menjadi tujuan mereka," imbuhnya. [wid]

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Bahlil Dinilai Main Dua Kaki untuk Menjaga Daya Tawar Golkar

Senin, 09 Februari 2026 | 12:07

Informan FBI Ungkap Dugaan Epstein Mata-mata Mossad

Senin, 09 Februari 2026 | 12:02

Purbaya Ungkap Penyebab Kericuhan PBI BPJS Kesehatan: 11 Juta Orang Dicoret Sekaligus

Senin, 09 Februari 2026 | 11:55

Mantan Menteri Kebudayaan Prancis dan Putrinya Terseret Skandal Epstein

Senin, 09 Februari 2026 | 11:38

Mensos: PBI BPJS Kesehatan Tidak Dikurangi, Hanya Direlokasi

Senin, 09 Februari 2026 | 11:32

Industri Tembakau Menunggu Kepastian Penambahan Layer Cukai

Senin, 09 Februari 2026 | 11:26

Langkah Prabowo Kembangkan Energi Terbarukan di Papua Wujud Nyata Keadilan

Senin, 09 Februari 2026 | 11:25

WNA China Tersangka Kasus Emas 774 Kg Diamankan Saat Diduga Hendak Kabur ke Perbatasan

Senin, 09 Februari 2026 | 11:16

Tudingan Kapolri Membangkang Presiden Adalah Rekayasa Opini yang Berbahaya

Senin, 09 Februari 2026 | 10:51

Februari 2026 Banjir Tanggal Merah: Cek Long Weekend Imlek & Libur Awal Puasa

Senin, 09 Februari 2026 | 10:46

Selengkapnya