Berita

ILUSTRASI

Dunia

2 Ribu Warga Singapura Turun ke Jalan Tolak Imigran

MINGGU, 17 FEBRUARI 2013 | 12:23 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Lebih dari 2 ribu orang berunjuk rasa di Taman Speakers Singapura pada Sabtu (17/2) menolak rencana pemerintah untuk meningkatkan jumlah penduduk dengan mengizinkan masuknya imigran.

Selama ini mereka hanya menggunakan Facebook dan situs jejaring sosial lainnya untuk menarik dukungan secara terbuka untuk menyerang Partai Aksi Rakyat (PAP), yang berkuasa, yang menawarkan usulan itu ke dalam kebijakan pada bulan Januari.

"Saya pikir itu adalah protes terbesar dalam beberapa dekade. Hal ini juga merupakan protes pertama yang ditujukan tepat kepada pemerintah," kata Reuben Wong, asisten profesor ilmu politik di Universitas Nasional Singapura, seperti dikutip Asia One (Minggu, 17/2).


"Selama beberapa tahun terakhir mereka hanya melakukan protes dengan menggunakan media internet. Tetapi baru sekarang mereka secara fisik turun ke jalan," lanjut Wong.

Pemimpin unjuk rasa, Gilbert Goh, mengatakan bahwa banyaknya warga yang berpartisipasi menunjukkan bahwa mereka tidak takut lagi mengungkapkan pendapatnya yang selama ini hanya mengandalkan Facebook untuk menunjukkan ketidaksenangan mereka.

Pada bulan lalu, pemerintah menawarkan kebijakan untuk meningkatkan jumlah penduduk sebanyak 36 persen atau 2,5 juta jiwa dengan alasan ingin menaikkan angka kelahiran untuk menopang pertumbuhan ekonomi negara tersebut. [wid]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Intelijen AS: Iran Bakal Perpanjang Perang untuk Goyang Trump di Pemilu Sela

Minggu, 06 September 2026 | 16:27

Pengunjung Lampung Financial Festival 2026 Antusias Jajal Layanan Digital BNI

Minggu, 06 September 2026 | 16:06

Erupsi Anak Krakatau, 12 Penerbangan Malaysia Airlines ke Jakarta Dibatalkan

Minggu, 06 September 2026 | 15:51

Debu Vulkanik Tebal Selimuti Bandar Lampung

Minggu, 06 September 2026 | 15:36

Trump Ancam Serang Gunung Pickaxe Iran dalam Waktu Dekat

Minggu, 06 September 2026 | 15:25

Gugatan Denny Indrayana soal Ijazah Gibran Berpeluang Ditolak MK

Minggu, 06 September 2026 | 14:49

Denmark Tegaskan Dukungan Terhadap Otonomi Sahara Maroko

Minggu, 06 September 2026 | 14:18

BNPB Gencarkan OMC Redam Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau di Jakarta

Minggu, 06 September 2026 | 14:12

Pemantauan Kualitas Udara Diperketat Antisipasi Dampak Sebaran Abu Vulkanik

Minggu, 06 September 2026 | 14:06

Produk Impor Masuk RI Wajib Halal

Minggu, 06 September 2026 | 14:01

Selengkapnya