Berita

Jusuf Kalla

Wawancara

WAWANCARA

Jusuf Kalla: Ha-ha-ha, Dari Mana Dapat Berita Saya Ditawari Nasdem Jadi Capres

SENIN, 11 FEBRUARI 2013 | 09:21 WIB

Bekas Wakil Presiden Jusuf Kalla mengaku tidak pernah ditawari Partai Nasional Demokrat (Nasdem) menjadi capres 2014.

“Ha-ha-ha, dari mana Anda mendapatkan berita saya ditawari Nasdem sebagai capres. Itu tidak benar,’’ kata Jusuf Kalla kepada Rakyat Merdeka, Kamis (7/2).

Sebelumnya santer kabarnya Partai Nasdem yang dikomandoi Surya Paloh sudah menawari Jusuf Kalla sebagai capres 2014.


Surya Paloh pernah mengatakan,  partainya akan mengusung Jusuf Kalla sebagai capres jika memiliki satu visi dan misi dengan partai tersebut.

Saat itu dikonfirmasi ke Jusuf Kalla di DPR, Rabu (6/2) mengatakan, dirinya berterima kasih atas penghargaan itu.

“Nanti kita lihat saja,” kata’Jusuf Kalla.

Berikut kutipan selengkapnya:

Kenapa Anda tidak mau ditawari Nasdem menjadi Capres?
 Tidak benar itu, coba cek lagi dari sumber  yang Anda baca itu. Saya tidak pernah ditawari Nasdem menjadi capres.

Apa Anda masih ragu-ragu?
Tidak ada ragu-ragu. Tapi faktanya   komunikasi saya sama semua tokoh politik tetap terjalin baik hingga saat ini. Bukan hanya dengan Nasdem, tapi semua partai politik demikian.

Barangkali lebih memilih berpasangan dengan Megawati Soekarnoputri?

Aduh, belum dibicarakan soal pencapresan. Saya dan Ibu Mega baru sekadar hubungan biasa. Kami memang dekat karena pernah sama-sama dalam kabinet. Belum ada kompromi apapun menyangkut Pilres 2014. Kita tidak ada pembicaraan ke Pilpres. Kita tunggu saja, sekarang masih terlalu jauh.

Bukankah Surya Paloh juga ingin menjadi capres?
Surya Paloh tidak pernah mengungkapkan keinginannya menjadi calon presiden  dalam Pilpres 2014. Tapi kalau menjadi capres, ini tentu kebijakan politik yang lebih baik. Semakin banyak yang maju, itu lebih bagus.

Kalaupun Surya Paloh nantinya menjadi capres, jangan dianggap ingin menyaingi capres yang ada.

Dalam politik itu tidak ada  kata persaingan. Semua kader dari parpol  memiliki tujuan yang sama, yaitu memperbaiki negeri ini.

Kalau Surya Paloh menjadi capres, bagaimana dengan Anda?
Saya belum ada kepastian jadi calon presiden atau wakil presiden. Tiap partai pasti punya pilihan capres sendiri, saya pun harus hormati itu.

Anda belum bersikap  karena banyak parpol melirik?

Banyak ajakan, tapi sebatas wacana aja. Tapi kepastian mengajaknya belum ada. Saya masih tunggu dinamika ke depan.  

Berarti berpeluang meninggalkan Partai Golkar?
Dalam dinamika politik, orang keluar masuk partai kan hal lumrah. Saya tidak pernah pengaruhi siapa pun untuk keluar, itu bersumber inisiatif sendiri. [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Herman Deru Perintahkan Jalinsum Diperbaiki Usai Tragedi Bus ALS

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:22

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Pemakzulan Trump Mencoreng Citra Demokrasi Barat

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:01

Politik Mesias Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:27

Saksi Sidang di PN Jakbar Dikejar-kejar hingga Diduga Dianiaya

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:06

Pendidikan Bukan Komoditas Ekonomi

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:03

Korban Kecelakaan Bus ALS Jadi 18 Orang

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:32

Kritik Amien Rais Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:14

Selengkapnya