Berita

Sudahlah, Demokrat Fokus Saja Hadapi Pemilu

KAMIS, 07 FEBRUARI 2013 | 18:28 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Polemik yang terjadi di lingkaran internal Partai Demokrat dinilai tidak produktif bagi partai. Isu-isu yang dikeluarkan ke publik sama sekali tidak mendatangkan keuntungan. Malah sebaliknya, pihak-pihak eksternal yang lebih banyak menikmati.

Demikian disampaikan pengamat politik dari FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Saleh P. Daulay kepada Rakyat Merdeka Online (Kamis, 7/2).

"Semestinya kader-kader Demokrat lebih fokus untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi Pemilu Legislatif. Apalagi, Pemilu Legislatif tinggal 1 tahun 3 bulan lagi. Dengan berpolemik, energi positif akan tersita dan pekerjaan rumah Demokrat bisa saja terbengkalai," ungkap Saleh.


Selain itu, banyaknya polemik politik yang menghiasi media berpotensi menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat kepada partai-partai politik. Hasil-hasil survei yang belakangan ini dirilis menunjukkan bahwa ada penurunan tingkat kepercayaan terhadap parpol. Dinamika politik memang selalu ada dan kadang tidak bisa dihindarkan. Tetapi tidak semua dinamika itu harus dipublikasikan kepada publik.

Di tengah sorotan publik kepada Partai Demokrat, semestinya para politisi Demokrat berusaha menunjukkan prestasi konstruktif dalam melayani masyarakat.

"Sebagai partai penguasa, masih banyak program yang dijanjikan dan perlu direalisasikan. Justru kepercayaan masyarakat terhadap partai politik sangat tergantung pada upaya serius mereka dalam memberdayakan dan mengadvokasi masyarakat," tandas Saleh.[zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya