Berita

ilustrasi

Ribuan Buruh Padati Bundaran HI

RABU, 06 FEBRUARI 2013 | 12:16 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Ribuan buruh dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) sudah memadati jalan di sekitar Bundaran HI, Jakarta Pusat, Rabu (6/2). Mereka datang dengan menumpang puluhan bus pariwisata. Kompak, para buruh ini memakai seragam FSPMI maupun seragam kerja mereka berwarna hitam. Mereka membawa ribuan bendera dan spanduk yang menyemarakkan Bundaran HI.

Massa buruh ini berasal dari Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi. Dari Tangerang, akan ada 150 bus lagi yang mengangkut massa buruh.

"Aksi ini kami laksanakan, bersamaan dengan ulangtahun FSPMI ke 14. Kami kembalai mengingatkan pemerintah terkait tuntutan buruh yang belum semua terpenuhi," ujar Presiden FSPMI Said Iqbal menggunakan pengeras suara di hadapan massa.


Seperti dikutip dari JPNN, massa unjuk rasa lalu larut dalam alunan musik, mereka menyanyi bersama mulai dari lagu kebangsaan Indonesia Raya hingga lagu-lagu perjuangan buruh. Panas menyengat yang di Kota Jakarta, tidak menyurutkan niat para buruh untuk menyampaikan aspirasi.

Para buruh ini menuntut JAMSOSTUM atau Jaminan Sosial dan Tolak Upah Murah. Di antaranya, meminta pemerintah menjalankan jaminan kesehatan seluruh rakyat tanpa terkecuali per 1 Januari 2014 dan menjalankan jaminan pensiun per 1 Juli 2015.

"Kami juga menolak penangguhan upah minimum, tolak Komisaris Jamsostek, tolak inpres kamnas, dan tolak RUU Ormas," kata Iqbal. Seruannya langsung disambut oleh massa unjukrasa.

Kini lalu lintas di jalan sekitar Bundaran HI sedikit tersendat karena jumlah massa buruh yang terus bertambah. Ratusan polisi lalu lintas dan Brimob telah berjaga di sekitar lokasi ini, untuk memandu massa tidak sampai membuat kemacetan. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya