Berita

muhaimin iskandar

MENTERI DAN KORUPSI

Tudingan Muhaimin Iskandar Sesat dan Menyesatkan

SELASA, 05 FEBRUARI 2013 | 10:42 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Pernyataan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi yang juga Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar bahwa sebenarnya banyak menteri dari nonpartai yang bermasalah disesalkan. Karena tidak semestinya Muhaimin Iskandar menyalahkan rekan-rekan sejawatnya sesama anggota Kabinet.

Apalagi, dalam kehidupan bertatanegara, etika dan kesantunan sesama penyelenggara negara harus dijunjung tinggi, sebagai sebuah bangsa beradab masyarakat Indonesia sudah cukup cerdas untuk menilai ini.

"Sebagai sesama pembantu Presiden, semestinya Pak Muhaimin Iskandar menjaga kondusifitas kinerja Kabinet dan menutupi kekurangan rekan-rekannya sesama Menteri Kabinet, bukan malah mengumbarnya ke area publik," ujar Tim Asistensi Menteri Negara Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Atma Winata Nawawi, (Selasa, 5/2).


"Karena keberhasilan dan kegagalan kinerja Kabinet Indonesia Bersatu II akan menjadi milik bersama semua anggota Kabinet beserta parpol pendukungnya," sambung Atma, Presiden Mahasiswa Universitas Trisakti 2008-2009.

Ditambah lagi pernyataan Muhaimin bahwa menteri yang banyak korupsi adalah menteri yang berasal dari nonparpol. Menurutnya, itu adalah pernyataan yang keliru dan menyesatkan.

"Sebaiknya Muhaimin melihat bahwa hingga saat ini baru ada satu menteri yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK yaitu Menpora yang notabene nya adalah kader partai karena kasus Hambalang. Sementara menteri nonparpol seperti yang dituduhkan relative lebih bersih dan jauh dari pemberitaan korupsi," ungkapnya.

Karena itu, Atma meminta Muhaimin menarik pernyataannya dan meminta maaf kepada semua masyarakat Indonesia terutama kepada rekan-rekan beliau di Kabinet yang berasal dari nonparpol. "Mari kita semua meningkatkan kinerja di tahun-tahun terakhir pemerintahan KIB 2 ini. Karena hari ini rakyat berharap kehidupan yang lebih baik, tanpa terpengaruh gonjang-ganjing politik dan saling lempar pernyataan anta elit negara ini," tandasnya.

Kemarin, Muhaimin menegaskan ketidaksetujuannya atas banyaknya penilaian bahwa menteri dari partai lebih banyak bermasalah dibanding dari nonpartai.

"Makanya, kita lihat kinerjanya saja. Banyak menteri yang nonparpol bermasalah, kinerjanya tidak baik.  Saya sebagai menteri ingin mengatakan bahwa darah dan pengabdian saya untuk bangsa tidak perlu diragukan," kata Muhaimin, seperti dilansir Harian Sindo.

"Menteri yang banyak persoalan dan korupsinya justru yang bukan dari parpol. Memang seharusnya ini bukan saya yang ngomong karena saya adalah menteri. Hanya masalahnya, ada sentimen terhadap parpol di era transisi demokrasi ini  sehingga yang diamati terus menteri dari parpol," tandas Muhaimin.[zul]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

BKSAP DPR Dukung Menlu Arrmanatha Perkuat Diplomasi Bebas Aktif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:26

Korea Utara Uji Coba Rudal Berteknologi AI, Terbang Sejauh 1.000 Km

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:10

Kuota Internet Kok Masih Hangus? Ini Penjelasan Komdigi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:01

Banggar DPR Tekankan Disiplin Fiskal di Tengah Belanja Negara Rp4.106 Triliun

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:53

RUU Migas Ditargetkan Rampung 22 Oktober, DPR Ingatkan Pembahasan Harus Cermat

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:13

Kemenko PM Dorong Kolaborasi Dunia Usaha untuk Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:09

Rangkap Jabatan Bahlil Harus Dimaksimalkan untuk Selaraskan Kebijakan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:05

KPK Ungkap Ada Setoran dari Kantah ke Tingkat Pusat ATR/BPN

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:36

Sequis Life Digugat Rp1,27 Miliar ke PN Jakarta Selatan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:28

AS Usir Dua Delegasi Iran Setelah Sidang Umum PBB

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:17

Selengkapnya