Berita

anas urbaningrum

Anas Urbaningrum Siap Bunuh Diri Kalau Terlibat Hambalang, Apa Itu Masih Kurang?

SELASA, 05 FEBRUARI 2013 | 07:56 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Alasan Jero Wacik Cs bahwa elektabilitas dan citra Partai Demokrat merosot karena adanya dugaan keterlibatan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum dalam kasus proyek Hambalang semakin sulit dinalar akal sehat. Terkesan dalih tersebut dipaksakan hanya sebagai pembenar untuk menjungkalkan mantan Ketua Umum PB HMI itu.

Sekretaris Bidang Agama DPP Partai Demokrat Mamun Murod Al Barbasy menjelaskan, berkali-kali sudah Anas membantah keterlibatannya dalam kasus proyek senilai Rp 2,5 triliun tersebut.

"Bahkan Anas sampai bersumpah minta digantung di (Tugu) Monas kalau dirinya terlibat di Hambalang. Sesuatu yang tidak lazim dilakukan seorang yang paham agama seperti Anas," ujar Mamun Murod Al Barbasy kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Selasa, 5/2).


Dalam bahasa agama, ungkap dosen FISIP Universitas Muhammadiyah Jakarta ini, sumpah seperti itu sama dengan bunuh diri, suatu perbuatan yang termasuk dosa besar. Tapi sumpah itu terpaksa dilakukan karena bantahan dalam bahasa yang halus dan santun masih juga tidak mempan.

"Apa masih tidak cukup Anas bersumpah 'bunuh diri'? Kalau belum cukup juga, maka harapannya tinggal di KPK. Berulang kali saya katakan di media massa bahwa KPK harus mengusut tuntas Kasus Hambalang biar ketahuan siapa sesungguhnya yang 'bermain' di Hambalang," tegas Sekretaris Asosiasi Ilmu Politik Indonesia (AIPI) Cabang Jakarta ini.[zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya