Berita

ahmad mubarok

Prof. Ahmad Mubarok: Permintaan Lengserkan Anas Sudah Berkali-kali Ditolak SBY

SENIN, 04 FEBRUARI 2013 | 11:13 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Profesor Ahmad Mubarok tak menampik ada permohonan yang diajukan anggota Dewan Pembina Partai Demokrat ke SBY untuk mengambil langkah cepat dan terukur menyelamatkan Partai Demokrat.

Namun permohonan yang dihasilkan dari rapat anggota Dewan Pembina Partai Demokrat itu tidak merekomendasikan pelengseran Anas Urbaningrum dari kursi Ketua Umum.

Mubarok mengungkapkan itu menanggapi permintaan Jero Wacik agar Anas legowo mundur karena Demokrat sudah tersendera akibat kasus yang diduga melibatkannya sebagaimana disampaikan Jero kemarin dalam jumpa pers.


“Rapat (Dewan) Pembina meminta Pak SBY melakukan sesuatu, itu tidak disebut. Pak SBY sudah tahu sendiri. Suara itu (pelengseran Anas) sudah dari dulu sudah ada, tapi Pak SBY selalu konsisten prinsip taat azas, dan hukum,” ujarnya.

Seluruh anggota Demokrat, sudah diimbau SBY harus taat kepada azas, AD/ART partai, dan hukum. “Jika itu ada, kecil kemungkinannya. Berkali-kali aspirasi seperti itu ditolak Pak SBY,” kata Mubarok.

Jero Wacik sendiri kemarin membantah dirinya mengusulkan kepada SBY mencopot Anas. Meski meminta SBY mengambil tindakan, dia hanya meminta Anas legowo mundur. "Kalau Anas mau mundur, bagus. Kami sudah capek," ungkap Jero. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya