Berita

ilustrasi/ist

Dunia

Kapal China Ditahan Karena Tangkap Ikan Di Perairan Jepang

SABTU, 02 FEBRUARI 2013 | 20:18 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Penjaga pantai Jepang menahan sebuah kapal nelayan China di dekat Pulau Okinawa, Jepang bagian selatan, dan menangkap sang kapten yang sedang mengumpulkan karang secara ilegal, pada Sabtu (2/2).

Petugas penjaga pantai mengatakan bahwa dirinya melihat kapal itu sedang mengumpulkan karang di dalam Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Jepang.

Kapal dan awak yang terdiri dari 12 orang kemudian dibawa ke Pulau Miyako, yang terletak sekitar 150 km (95 mil) dari pulau-pulau di Laut China Timur dan sekitar 400 km (250 mil) sebelah timur dari Taipei. Sebagaimana yang dilansir Xinhua (Sabtu, 2/2),


Ketegangan yang memperebutkan wilayah Laut China Timur, yang dikenal sebagai Senkaku di Jepang dan Diaoyu di China, semakin memanas beberapa bulan terakhir. Hal ini terlihat saat kedua belah pihak telah menyiapkan jet tempur dan kapal patroli dengan dalih mengantisipasi ancaman tak terduga.

Pejabat penjaga pantai Jepang mengatakan, kapten kapal ditangkap karena dugaan pelanggaran hukum Jepang untuk melindungi ZEE negara dari penangkapan ikan yang tidak sah.

Konsulat Jenderal China di kota Fukuoka, mengatakan kapal itu ditahan karena memancing karang secara ilegal. Mereka mendesak pihak Jepang untuk menjamin keamanan para pelautnya dan akan mengunjungi kapten kapal setibanya di Miyako.[ian]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Intelijen AS: Iran Bakal Perpanjang Perang untuk Goyang Trump di Pemilu Sela

Minggu, 06 September 2026 | 16:27

Pengunjung Lampung Financial Festival 2026 Antusias Jajal Layanan Digital BNI

Minggu, 06 September 2026 | 16:06

Erupsi Anak Krakatau, 12 Penerbangan Malaysia Airlines ke Jakarta Dibatalkan

Minggu, 06 September 2026 | 15:51

Debu Vulkanik Tebal Selimuti Bandar Lampung

Minggu, 06 September 2026 | 15:36

Trump Ancam Serang Gunung Pickaxe Iran dalam Waktu Dekat

Minggu, 06 September 2026 | 15:25

Gugatan Denny Indrayana soal Ijazah Gibran Berpeluang Ditolak MK

Minggu, 06 September 2026 | 14:49

Denmark Tegaskan Dukungan Terhadap Otonomi Sahara Maroko

Minggu, 06 September 2026 | 14:18

BNPB Gencarkan OMC Redam Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau di Jakarta

Minggu, 06 September 2026 | 14:12

Pemantauan Kualitas Udara Diperketat Antisipasi Dampak Sebaran Abu Vulkanik

Minggu, 06 September 2026 | 14:06

Produk Impor Masuk RI Wajib Halal

Minggu, 06 September 2026 | 14:01

Selengkapnya