Berita

luthfi hasan ishaaq

Rabu Malam Luthfi Hasan Ishaaq Sudah Mau Mundur dari Presiden PKS

JUMAT, 01 FEBRUARI 2013 | 13:15 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Keputusan Luthfi Hasan Ishaaq mundur dari kursi Presiden Partai Keadilan Sejahtera setelah dinyatakan tersangka kasus suap impor daging sapi diapresiasi banyak pihak. Karena, belum pernah ada petinggi partai yang langsung mundur begitu ditetapkan sebagai tersangka.

"Tadi Prof Tjipta Lesmana menyatakan apresaisi yang luar biasa. Ini adalah contoh luas biasa yang belum pernah dilakukan oleh partai manapun sekalipun," ujar Ketua Fraksi PKS Hidayat Nur Wahid  kepada Rakyat Merdeka Online (Jumat, 1/2).

Hidayat membandingkan, ada pimpinan partai lain terindikasi kuat terkait korupsi, tapi tetap saja tidak mundur. Bahkan anggota partai yang bersangkuta meneriakkan mundur, ternyata tetap saja bergeming. Sementara, Lutfhi sekalipun belum ada status hukum yang tetap, bahkan pada malam Kamis sebelum datang KPK ke kantor PKS, sudah menyatakan mau mundur dalam rapat terbatas elit partai tersebut.


"Tapi kami berpendapat sebelum ada status yang defenitif belum ada surat resmi dari KPK tentu tidak tepat mundur. Tapi setelah posisinya jelas dan beliau menyatakan keinginan untuk mundur, ya sudah Majelis Syuro menerima pengunduran diri beluiau dan sudah membahas siapa penggantinya. Jadi mundur itu melanjutkan tradisi kita," jelas Hidayat.

Hal itu dikatakan Hidayat saat ditanya bagaimana mungkin PKS tetap optimis suara partai tidak jeblok sementara pucuk pimpinan partai mundur karena tersangkut kasus. Berbeda dengan kemunduran presiden partai PKS sebelumnya yang umumnya karena menduduki jabatan pemerintahan. Luthfi mengumumkan kemunduran dirinya kemarin (Kamis, 31/1) setelah diperiksa KPK.[zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya