Berita

Jusuf Kalla

Wawancara

WAWANCARA

Jusuf Kalla: Surya Paloh Jadi Capres 2014 Itu Langkah Politik Yang Bagus

KAMIS, 31 JANUARI 2013 | 08:20 WIB

Bekas Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai Surya Paloh tidak pernah mengungkapkan keinginannya menjadi calon presiden (capres) dalam Pilpres 2014.

“Tapi kalau menjadi capres, ini tentu kebijakan politik yang lebih baik. Semakin banyak yang maju, itu lebih bagus,’’ kata Jusuf Kalla kepada’ Rakyat Merdeka, Selasa (29/1).

Menurut bekas Ketua Umum Partai Golkar itu, kalaupun Surya Paloh nanti menjadi capres, jangan dianggap ingin menyaingi capres yang ada.


“Dalam politik itu tidak ada kata persaingan. Semua kader dari parpol  memiliki tujuan yang sama, yaitu memperbaiki negeri ini,’’ paparnya.

Berikut kutipan selengkapnya;

Ada yang menilai Surya Paloh ingin bersaing dengan Aburizal Bakrie dalam Pilpres, apa betul?
Setahu saya, beliau (Surya Paloh) belum pernah mengungkapkan keinginannya untuk  maju dalam Pilpres 2014.

Tapi kalau mas Surya paloh menjadi capres, saya senang. Tentu itu langkah politik yang lebih baik. Semakin yang banyak menjadi capres, tentu semakin bagus.

Kalau Surya Paloh menjadi capres, bagaimana dengan Anda?
Saya belum ada kepastian jadi calon presiden atau wakil presiden. Tiap partai pasti punya pilihan capres sendiri, saya pun harus hormati itu.

Bukannya Anda merapat ke Partai Nasdem agar mendapat dukungan itu?
Saya memang ikut Ormas  Nasdem. Tapi soal dukungan ke parpol saya belum bersikap. Artinya, belum memutuskan pilih parpol mana dalam Pemilu 2014.

Masih bingung begitu?
Saya tidak pernah bingung dalam menentukan sikap. Tapi untuk Pemilu 2014 memang saya belum memutuskan pilih parpol mana.

Sekarang ini saya masih dalam tahap berpikir-pikir, belum menentukan sikap. Kalau sudah waktunya, saya pasti nyatakan mendukung parpol mana.

Ada yang menilai, Anda datang ke Kongres Nasdem itu bentuk dukungan, apa begitu?
Saya diundang Nasdem, ya  sayang datang. Banyak tokoh lainnya diundang. Kalau saya diundang secara khusus Mas Surya Paloh.

Saat Kongres Nasdem, Anda berdampingan dengan Surya Paloh, apa yang dibicarakan?
Hanya membicarakan tentang kondisi kebangsaan dan bisnis.

Tentang kebangsaan itu soal apa ?
Agar bangsa ini segera mengalami perbaikan ke depan.

Hanya itu?
Ya, seputar itu.

Tidak bicara soal capres?
Tidak ada. Saya kan tadi sudah bilang, Mas Surya itu belum menyampaikan keinginannya menjadi capres.

Apa Anda diajak bergabung Partai Nasdem?
Lihat situasi nanti saja ya.

Anda belum bersikap  karena banyak parpol melirik?
Banyak ajakan, tapi sebatas wacana aja. Tapi kepastian mengajaknya belum ada. Saya masih tunggu dinamika ke depan.

Berarti berpeluang meninggalkan Partai Golkar?
Dalam dinamika politik, orang keluar masuk partai kan hal lumrah. Saya tidak pernah pengaruhi siapa pun untuk keluar, itu bersumber inisiatif sendiri.

Bagaimana peluang Golkar kalau Anda pilih parpol lain?
Saya pastikan Golkar tetap solid dan kuat. Tidak ada perpecahan secara internal.

Bagaimana pengaruhnya terhadap  Partai Golkar dengan kehadiran Nasdem?
Saya tidak tahu. Sebab, saya bukan lagi sebagai pengurus partai. [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Bahlil Dinilai Main Dua Kaki untuk Menjaga Daya Tawar Golkar

Senin, 09 Februari 2026 | 12:07

Informan FBI Ungkap Dugaan Epstein Mata-mata Mossad

Senin, 09 Februari 2026 | 12:02

Purbaya Ungkap Penyebab Kericuhan PBI BPJS Kesehatan: 11 Juta Orang Dicoret Sekaligus

Senin, 09 Februari 2026 | 11:55

Mantan Menteri Kebudayaan Prancis dan Putrinya Terseret Skandal Epstein

Senin, 09 Februari 2026 | 11:38

Mensos: PBI BPJS Kesehatan Tidak Dikurangi, Hanya Direlokasi

Senin, 09 Februari 2026 | 11:32

Industri Tembakau Menunggu Kepastian Penambahan Layer Cukai

Senin, 09 Februari 2026 | 11:26

Langkah Prabowo Kembangkan Energi Terbarukan di Papua Wujud Nyata Keadilan

Senin, 09 Februari 2026 | 11:25

WNA China Tersangka Kasus Emas 774 Kg Diamankan Saat Diduga Hendak Kabur ke Perbatasan

Senin, 09 Februari 2026 | 11:16

Tudingan Kapolri Membangkang Presiden Adalah Rekayasa Opini yang Berbahaya

Senin, 09 Februari 2026 | 10:51

Februari 2026 Banjir Tanggal Merah: Cek Long Weekend Imlek & Libur Awal Puasa

Senin, 09 Februari 2026 | 10:46

Selengkapnya