Berita

abdul hakim

PKS Pastikan Tak Ada Anggotanya Terkait Suap dalam Operasi KPK Tadi Malam

RABU, 30 JANUARI 2013 | 09:20 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Sekretaris Fraksi PKS Abdul Hakim membantah ada anak buahnya yang terlibat praktik suap.

Hal itu dikatakannnya terkait pemberitaan yang mensinyalir dua kantong kresek berisi uang pecahan Rp 100 ribu bernilai miliaran dan buku tabungan yang diamankan KPK dalam operasi tangkap tangan di Hotel Le Meredien Jakarta, Selasa malam (29/1) ditujukan untuk anggota Komisi IV DPR asal PKS.

"Saya sudah cek. Nggak ada tuh," jelasnya kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Rabu, 30/1).


Dia menjelaskan ada lima kader PKS yang duduk di Komisi Pertanian tersebut. Yaitu, Habib Nabil Al-Musawa, Hermanto, Mamur Hasanuddin, Tamsil Linrung dan dirinya sendiri.

"Saya di Komisi IV. Saya nggak mungkin begitu-begitu. Kemudian Pak Nabil. Nggak mungkin dia sedang umroh. Hermanto sudah saya cek nggak ada itu. Apalagi dia mobil bawa sendiri," tegasnya.

Berarti Anda sudah cek ke semua anggota PKS di Komisi IV?

"Paling tidak saya sudah konfirmasi hampir sebagian besarnya itu tidak. Tidak ada kaitan," tandasnya.

Rakyat Merdeka Online berusaha menkonfirmasi hal tersebut kepada Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas. Tapi sambungan telepon tidak diangkat. Pesan singkat juga tidak dibalas.Selain menanyakan terkait kasus apa rencana pemberian uang tersebut, yang menjadi tanda tanya saat ini adalah siapa pejabat negara yang terlibat. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya