Berita

hidayat nur wahid

Hidayat Nur Wahid: Tiga Bulan Mengawasi Mestinya BNN Tangkap Kelas Kakap

SELASA, 29 JANUARI 2013 | 11:41 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Ketua Fraksi PKS Hidayat Nur Wahid prihatin atas penyebaran beragam jenis narkoba, termasuk jenis baru barang dari haram tersebut.

"Ini amat sangat memperihatinkan. Memang sudah sangat seharusnya BNN bekerja lebih keras," ujar Hidayat kepada Rakyat Merdeka Online (Selasa, 29/1).

Hidayat mengungkapkan itu menanggapi penggerebakan pesta narkoba pada Minggu dini hari oleh BNN di rumah artis Raffi Ahmad. Sebanyak 17 orang diboyong BNN.


Dari hasil tes urine terhadap 17 orang tersebut, sejak Minggu (27/1), ditemukan ada 5 orang inisial K, M, MF, W, dan J, positif menggunakan jenis narkotika. Di antaranya 2 orang pakai ganja, 2 orang pakai ekstasi, dan 1 orang mengkonsumsi ganja dan ekstasi. Sementar dua orang lagi menkonsumsi jenis baru, cathinone.

BNN sebelumnya mengaku sudah mengawasi tiga bulan pergerakan Raffi Ahmad. Menurut Hidayat, kalau sudah selama itu, mestinya BNN bisa menangkap kelas kakap, minimal kelas menengah. Karena dalam penggerebekan itu, BNN hanya menemukan dua linting ganja, beberapa butir ekstasi dan jenis baru narkoba.

"Tapi bukan lalu kemudian, BNN tidak boleh mengurusi hal-hal kecil. Tetap saja harus diurus. Karena kecanduan narkoba dimulai dari yang kecil-kecil ini. Tetap saja saya apresiasi tapi harus mengejar lebih lanjut siapa yang memasok barang-barang haram itu ke rumah artis tersebut," ungkapnya.

"Kita perlu mendengarkan penjelasan terbuka dari BNN, kenapa tiga bulan diawasi tapi hasilnya cuman segini. Apakah salah informasi atau penyelidikan belum selesai. Kita tunggu saja," tandasnya.[zul]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

BKSAP DPR Dukung Menlu Arrmanatha Perkuat Diplomasi Bebas Aktif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:26

Korea Utara Uji Coba Rudal Berteknologi AI, Terbang Sejauh 1.000 Km

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:10

Kuota Internet Kok Masih Hangus? Ini Penjelasan Komdigi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:01

Banggar DPR Tekankan Disiplin Fiskal di Tengah Belanja Negara Rp4.106 Triliun

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:53

RUU Migas Ditargetkan Rampung 22 Oktober, DPR Ingatkan Pembahasan Harus Cermat

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:13

Kemenko PM Dorong Kolaborasi Dunia Usaha untuk Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:09

Rangkap Jabatan Bahlil Harus Dimaksimalkan untuk Selaraskan Kebijakan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:05

KPK Ungkap Ada Setoran dari Kantah ke Tingkat Pusat ATR/BPN

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:36

Sequis Life Digugat Rp1,27 Miliar ke PN Jakarta Selatan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:28

AS Usir Dua Delegasi Iran Setelah Sidang Umum PBB

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:17

Selengkapnya