Berita

ilustrasi

Waduh, Biaya Makan Siswa Polisi Hampir Sama dengan Tahanan

SELASA, 29 JANUARI 2013 | 07:37 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Kader Polri ke depan dikhawatirkan kekurangan gizi dan rawan terkena penyakit. Sebab, biaya makan untuk calon polisi di Sekolah Polisi Negara (SPN) sangat minim dan hampir sama dengan biaya makan tahanan.

Dari pendataan Indonesia Police Watch (IPW), anggaran makan untuk satu siswa di SPN hanya Rp 36.000 per hari. Hampir sama dengan anggaran makan tahanan yang Rp 30.000 perhari. Dana sebesar itu dibagi untuk sarapan, makan siang, dan makan malam serta minum kopi atau teh. Praktis biaya untuk satu kali makan siswa calon polisi hanya Rp 10.000.

Setiap hari siswa SPN hanya mendapat jatah makanan yang terdiri dari nasi, lauk seadanya, dan kuah yang banyak. Istilah mereka, nasi berenang dalam kuah: makanan tanpa gizi, tanpa extra fooding. Padahal para siswa itu harus menjalani latihan fisik dan latihan bela diri yang maksimal.


"Kondisi inilah yang membuat kesehatan mereka terancam," ujar Ketua Presidium IPW Neta S. Pane pagi ini (Selasa, 29/1).

Akibatnya calon-calon polisi di SPN tidak bisa mendapatkan makanan dengan gizi yang memadai. "Bagaimana Polri bisa mendapatkan polisi yang profesional dan tangguh jika kader-kader yang dididiknya kurang gizi karena makanannya tidak layak," demikian Neta.[zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya