Berita

hary tanoe-Surya Paloh

Jubir Hary Tanoe: Aneh Saja, Pernyataan Surya Paloh Nggak Ada Konteksnya

SABTU, 26 JANUARI 2013 | 11:17 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Dalam jumpa pers di sela-sela Kongres Partai Nasdem di JCC, Senayan, Jakarta, tadi malam, Surya Paloh kembali mengungkapkan soal rencana Hary Tanoe yang membeli TvOne.

Surya menjelaskan, keinginan Hary Tanoe itu disampaikan saat bertemu dirinya pekan lalu sebelum mengundurkan diri dari Partai Nasdem.

"Kita juga bingung dalam rangka apa Pak Surya (mengkaitkan) hubungan Nasdem dengan masalah bisnis. Kan nggak ada konteksnya," jelas jurubicara Hary Tanoe, Arya Sinulingga, kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Sabtu, 26/1) saat dimintai tanggapan atas pernyataan Surya Paloh tersebut.


Senin lalu (21/1) Surya Paloh juga mengungkapkan hal yang sama. Saat itu dia mengatakan, Hary Tanoe mundur dari Partai Nasdem karena ingin fokus di dunia bisnis. Hary Tanoe ingin membeli televisi milik Aburizal Bakrie tersebut.

Menurut Arya, penegasan Hary Tanoe dalam jumpa pers Senin lalu membuktikan bahwa pernyataan Surya Paloh terbantahkan. Karena Bos MNC Grup itu sudah menegaskan akan tetap berpolitik.

"Pak Hary Tanoe kan jelas. Setelah dia menyampaikan surat pengunduran diri, dia kan bilang nggak berhenti berpolitik. Jadi nggak ada konteksnya gitu loh. Tidak ada konteksnya hubungan bisnis dengan Nasdem. Aneh saja," katanya lagi.

Yang jelas, sambung Arya, MNC Grup sampai saat ini tidak ada pembicaraan untuk membeli TvOne. "Sampai hari ini kami tidak ada ngomong itu. Tidak ada bicarakan masalah itu," ungkapnya.

Tapi apakah betul Hary Tanoe menyampaikan itu saat bertemu Surya Paloh?

"Susah juga ya. Karena tidak ada saksi. Mereka ngobrol berdua," jawab Arya singkat.[zul]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

BKSAP DPR Dukung Menlu Arrmanatha Perkuat Diplomasi Bebas Aktif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:26

Korea Utara Uji Coba Rudal Berteknologi AI, Terbang Sejauh 1.000 Km

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:10

Kuota Internet Kok Masih Hangus? Ini Penjelasan Komdigi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:01

Banggar DPR Tekankan Disiplin Fiskal di Tengah Belanja Negara Rp4.106 Triliun

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:53

RUU Migas Ditargetkan Rampung 22 Oktober, DPR Ingatkan Pembahasan Harus Cermat

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:13

Kemenko PM Dorong Kolaborasi Dunia Usaha untuk Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:09

Rangkap Jabatan Bahlil Harus Dimaksimalkan untuk Selaraskan Kebijakan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:05

KPK Ungkap Ada Setoran dari Kantah ke Tingkat Pusat ATR/BPN

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:36

Sequis Life Digugat Rp1,27 Miliar ke PN Jakarta Selatan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:28

AS Usir Dua Delegasi Iran Setelah Sidang Umum PBB

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:17

Selengkapnya