Berita

ist

Dunia

Protes Serangan Rasis, Demonstran Yunani Arak Peti Mati

MINGGU, 20 JANUARI 2013 | 13:28 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Ratusan demonstran pada hari Sabtu (19/1) mengarak sebuah peti mati imigran Pakistan di pusat kota Athena, Yunani, yang dibunuh pada awal pekan ini.

Dalam aksinya mereka berdoa sambil membuka peti mati dan memperlihatkan jenazah sebagai bentuk protes terhadap serangan rasis di Yunani.

Sebagaimana dilansir Reuters (Minggu, 20/1), pihak kepolisian mengatakan bahwa di tempat berbeda, sekitar 5.000 imigran dan aktivis HAM juga berkumpul di pusat kota Omonia. Mereka meneriakkan slogan anti rasisme sambil memegang spanduk bertuliskan "Bubarkan Neo-Nazi" dan "Hukum Pembunuh Shehzad Luqman".


Sebelumnya pria asal Pakistan, Shehzad Luqman ditikam oleh dua pria saat ia akan berangkat bekerja dengan mengendarai sepeda pada Rabu (16/1) dini hari. Polisi menduga peristiwa yang menewaskan pria berusia 27 tahun tersebut bermotif rasial.

Kelompok neo-Nazi, Golden Dawn, yang memenangkan kursi di parlemen dalam pemilihan bulan Juni tahun lalu, telah membuat peningkatan tajam dalam serangan rasis terhadap imigran di Yunani, yang merupakan pintu gerbang bagi para imigran yang sebagian besar akan bertolak dari Asia dan Afrika.

Beberapa asumsi menyebutkan bahwa kelompok ini tidak menyukai kehadiran para imigran di negaranya karena menurut pendapat mereka, para imigran tersebut hanya akan memperpuruk kondisi perekonomian Yunani yang hingga saat ini masih mengalami krisis.[ian]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Intelijen AS: Iran Bakal Perpanjang Perang untuk Goyang Trump di Pemilu Sela

Minggu, 06 September 2026 | 16:27

Pengunjung Lampung Financial Festival 2026 Antusias Jajal Layanan Digital BNI

Minggu, 06 September 2026 | 16:06

Erupsi Anak Krakatau, 12 Penerbangan Malaysia Airlines ke Jakarta Dibatalkan

Minggu, 06 September 2026 | 15:51

Debu Vulkanik Tebal Selimuti Bandar Lampung

Minggu, 06 September 2026 | 15:36

Trump Ancam Serang Gunung Pickaxe Iran dalam Waktu Dekat

Minggu, 06 September 2026 | 15:25

Gugatan Denny Indrayana soal Ijazah Gibran Berpeluang Ditolak MK

Minggu, 06 September 2026 | 14:49

Denmark Tegaskan Dukungan Terhadap Otonomi Sahara Maroko

Minggu, 06 September 2026 | 14:18

BNPB Gencarkan OMC Redam Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau di Jakarta

Minggu, 06 September 2026 | 14:12

Pemantauan Kualitas Udara Diperketat Antisipasi Dampak Sebaran Abu Vulkanik

Minggu, 06 September 2026 | 14:06

Produk Impor Masuk RI Wajib Halal

Minggu, 06 September 2026 | 14:01

Selengkapnya