Berita

presiden sby/ist

CENTURYGATE

Inilah Kesempatan Demokrat dan SBY untuk Mencuci Diri

RABU, 09 JANUARI 2013 | 13:54 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Mayoritas fraksi di DPR meminta Fraksi Partai Demokrat berada di posisi terdepan untuk penggunaan Hak Menyatakan Pendapat (HMP) penuntasan kasus dana talangan Bank Century dan memanggil dan memeriksa mantan Gubernur Bank Indonesia, Boediono.

Pendapat itu disampaikan anggota Tim Pengawas Kasus Bank Century di DPR, Hendrawan Supratikno, kepada wartawan di DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (9/1).

"Kami tidak ingin ini jadi beban sajarah, ini kesempatan Demokrat mencuci diri," katanya.


Menurut dia, seharusnya Demokrat malu karena memilih opsi A saat rapat kesimpulan dan rekomendasi Pansus Century yang masing-masing dibawa dalam Sidang Paripurna DPR. Opsi itu adalah menyetujui adanya bailout Century.

"Setelah ada tersangka BM dan SFC (dua tersangka pertama dalam kasus itu), maka yang benar adalah opsi C ( menyatakan bailout Century menyimpang)," jelas Hendrawan.

Presiden SBY, ungkap Hendrawan, juga akan menyandang beban sejarah jika tidak membiarkan penuntasan status Boediono dalam kasus Bank Century.

"Ini juga beban sejarah bagi SBY. Intinya yang jadi motornya adalah Demokrat," ungkap.

Walau demikian, politisi PDI Perjuangan ini menekankan, tanpa HMP pun, KPK memiliki wewenang untuk memanggil Boediono yang menjabat Wakil Presiden.

Sebagai informasi tambahan, hari ini (Rabu, 9/1) tim kecil Panwas Century menggelar rapat kecil untuk membahas agenda kerja pantia yang masa kerjanya diperpanjang selama satu tahun ke depan itu. [ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

UI Investigasi Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa

Selasa, 14 April 2026 | 16:12

Miris, Makin Banyak Perusahaan Tak Buka Lowongan Kerja

Selasa, 14 April 2026 | 16:11

Pramono Dukung Pemberantasan Premanisme di Jakarta

Selasa, 14 April 2026 | 16:03

Jemaah Haji Tak akan Terbebani Kenaikan Ongkos Penerbangan

Selasa, 14 April 2026 | 16:02

Seruan Kudeta Presiden Prabowo Ancaman Serius

Selasa, 14 April 2026 | 15:46

Israel dan Lebanon Gelar Perundingan Damai di Washington

Selasa, 14 April 2026 | 15:43

Menteri Haji Janji Antrean Tidak Dihapus meski Ada War Tiket

Selasa, 14 April 2026 | 15:36

Aboe Bakar Minta Maaf terkait Pernyataan Madura dan Narkoba

Selasa, 14 April 2026 | 15:14

Tak Masuk Akal Nasdem Gabung Gerindra

Selasa, 14 April 2026 | 15:06

China Minta Semua Pihak Menahan Diri usai AS Blokade Selat Hormuz

Selasa, 14 April 2026 | 14:52

Selengkapnya