Berita

abdul rasyid

Abdul Rasyid: Gubsu Mendatang Harus Buat Masyarakat Siap Hadapi Pertumbuhan Ekonomi Baru

JUMAT, 28 DESEMBER 2012 | 11:45 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Dalam perencanaan proyek besar pemerintah pusat, Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI), Sumatera Utara adalah salah satu titik penting dari pengembangan koridor I di Pulau Sumatera.

Karena di provinsi tersebut, antara lain akan dibangun pelabuhan internasional Kuala Tanjung, pengambangan ekonomi khusus Semangke, dan pembangunan Bandara Internasional, Kuala Namu.

"Ini pasti membutuhkan resources yang tentu saja tidak sedikit," jelas Ketua Ketua Gerakan Cinta Medan Abdul Rasyid kepada Rakyat Merdeka Online (Jumat, 28/12).

Makanya, kandidat Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut harus bisa mempersiapkan masyarakat menghadapi munculnya tempat-tempat pertumbuhan ekonomi baru, dampak pengembangan proyek-proyek besar tersebut.

"Karena itu, masyarakat harus melihat siapa calon gubernur yang memiliki program yang bisa menyambut itu. Ini yang harus jadi perhatian dari para kandidat. Jadi nggak bisa sekadar (kampanye) pengobatan gratis, pendidkan gratis. Itu kan sudah klise," jelasnya.

Apalagi sambung Rasyid, jamak diketahui, Sumut adalah provinsi terbesar di Sumatera. Makanya, dibutuhkan pemimpin yang secara pasti dan jelas mengetahui dan bisa memberdayakan potensi-potensi yang ada.

Selain soal progam, masih kata Rasyid, masyarakat juga harus melihat kandidat dari segi penampilan atau performance. "Yaitu track record, menarik atau tidak, kecerdasan, keluarganya harnomis atau tidak. Soal bagaimana keluarganya, ini juga penting (untuk diketahui)," tandas staf khusus Menko Perekonomian ini. [zul]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya