Berita

Sarifuddin Sudding

Hanura: Terlalu Banyak Bargaining dalam Kasus Century

JUMAT, 28 DESEMBER 2012 | 09:20 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Partai Hanura sepakat dan sependapat dengan apa yang dijelaskan Ketua KPK Abraham Samad terkait penyelesaian kasus bailout Bank Century. KPK dan DPR bisa sama-sama berjalan tanpa saling menunggu dan mengintervensi.

"Saya setuju dengan pandangan Abraham. Hanura kan konsisten dari awal. Tapi Fraksi-fraksi lain tidak mendukung," jelas anggota Komisi III DPR dari Fraksi Hanura Sarifuddin Sudding kepada Rakyat Merdeka Online melalui sambutan telepon pagi ini (Jumat, 28/12).

Pansus Century DPR sudah memutuskan ada pelanggaran hukum dan juga jelas disebutkan siapa saja orang yang bertanggung jawab atas pelanggaran hukum dalam bailout Bank Century tersebut, jelas Sudding.

Karena itu menurutnya, sesudah ada putusan Pansus tersebut harus segera ditindaklanjuti DPR dengan mengajukan hak menyatakan pendapat (HMP) khusus menyangkut mantan Gubernur Bank Indonesia yang saat ini menjadi Wakil Presiden, Boediono.

"Mestinya langsung ditindaklanjuti ke mengajukan hak menyatakan pendapat. Itu sudah sikap Hanura sejak awal. Bukan diserahkan ke penegak hukum. Ada atau tidak ada rekomendasi (dari Pansus) kalau ada pelanggaran hukum pasti ditindaklanjuti penegak hukum," kata Sudding mengingatkan.

Karena itu, dia menegaskan, kalau DPR mau mengajukan HMP tidak perlu menunggu proses hukum di KPK, sebagaimana juga sudah disampaikan Abraham Samad. "Tapi persoalannya kasus Century ini terlalu banyak bargaining oleh berbagai pihak," kesal Suding. [zul]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya