Berita

Tjahjo Kumolo

PUAN JADI MENPORA?

Tjahjo Kumolo: PDIP di Luar Pemerintahan Sampai 2014!

KAMIS, 27 DESEMBER 2012 | 11:17 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Sekjen DPP PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo tak ikut bersama Ketua MPR Taufik Kiemas dan Puan Maharani bertemu Presiden SBY di Istana Negara kemarin (Rabu, 26/12).

Karena itu, dia tidak bisa mengomentari lebih jauh soal spekulasi bahwa pertemuan itu membicarakan kemungkinan Ketua Fraksi PDIP Puan Maharani akan diangkat jadi Menteri Pemuda dan Olahraga.

"Wah, saya tidak paham ya. Saya kan tidak ikut pertemuan tersebut. Jadi tidak bisa komentar. Menurut saya tidak benar berita tersebut," kata Tjahjo dalam pesan singkat kepada Rakyat Merdeka Online (Kamis, 27/12).

Tapi yang jelas, Tjahjo menegaskan, partainya tidak akan bergabung dengan pemerintahan SBY-Boediono. "Sikap PDIP kan jelas, di luar pemerintahan sampai 2014," tandasnya.

Kemarin, usai pertemuan, Puan menegaskan, tak ada komunikasi politik antara PDIP dan Partai Demokrat. Menurutnya, PDIP tetap berada di luar pemerintahan hingga akhir masa jabatan SBY.

“Kami mendukung apa pun kebijakan (pemerintah) yang berkaitan dengan rakyat. Tapi, sampai saat ini, kami tetap konsisten. PDIP tetap berada di luar pemerintahan. Kami belum pikiran akan masuk dalam kabinet,” tutur Puan.

Ia juga membantah Presiden SBY menawari PDIP bergabung dalam kabinet. Menurutnya, rumor kursi kosong menpora yang akan diisi dirinya sama sekali tidak dibahas dalam pertemuan tersebut. “Tidak ada. Itu (oposisi) semua sudah jadi kesepakatan. Kita tunggu sampai 2014 kalau PDIP mau masuk dalam kabinet,” tambahnya.

Puan menjelaskan, kunjungannya bersama sang ayah menemui Presiden SBY, hanya sekadar silaturahim. Ia mewakili keluarga untuk mengantarkan Taufik menyerahkan buku biografinya kepada SBY.

“Insya Allah bukunya diluncurkan 31 Desember nanti. Jadi, saya di sini mewakili keluarga, mendampingi Pak Taufiq. Kedatangan kami ke sini (Istana) dan ke Kantor Wakil Presiden tadi pagi, hanya untuk menyerahkan buku. Karena, kami tidak mengundang presiden dan wapres,” paparnya.

Di tempat yang sama, Juru Bicara Presiden Julian Aldrian Pasha membantah pertemuan SBY dan Kiemas membicarakan koalisi. Apalagi, kata dia, mengajak PDIP masuk kabinet pemerintahan SBY. Menurut Julian, pertemuan sekitar 30 menit itu hanya menyinggung soal kesehatan Kiemas yang mulai membaik, soal keberagaman ditengah masyarakat yang mulai membaik dan sebagainya. “Pak Taufik Kiemas sampaikan dengan pertimbangan pribadi tidak undang Presiden dan Wapres hadir dalam peluncuran buku,” kata Julian.  [zul]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya