Berita

Nikita Mirzani

Blitz

Nikita Mirzani, 2013, Janji Nggak Berulah

SABTU, 22 DESEMBER 2012 | 09:06 WIB

Bebas dan bahagia. Ini yang dirasakan Nikita Mirzani setelah permohonan penangguhan penahanannya dikabulkan. Meski proses hukum atas kasus penganiayaan terhadap Olivia dan Beverly Sandie masih berjalan, Nikita tak kuasa menahan suka cita.

“Ini yang Niki tunggu-tunggu selama dua bulan, bisa ketemu keluarga, anak, itu luar biasa,” ucap Nikita.

Kapok dengan dirinya yang sering tersulut emosi, Nikita pun kini selalu mem­bawa ‘bodyguard’ yang bisa menasehatinya.

“Lebih berhati-hati saja, terus se­ka­rang kemana pun aku bawa asisten, manajer yang selalu mengawal dan ngi­ngetin. Orang-orang terdekat juga se­lalu ngasih tahu, jangan sampe ada ke­jadian lain lagi. Let if flows aja. Yang penting masih kerja cari duit buat anak,” lanjut bom seks jebolan Take Me Out Indonesia ini.

Sidang lanjutan kasusnya akan ber­langsung sekitar pertengahan Ja­nuari 2013. Nikita mengaku siap meng­ha­dapi dan menerima apapun yang terjadi di persidangan kelak.

“Aku kuatin diri aja, takut ada apa-apa dalam persidangan, kan bisa ke­balik lagi (faktanya), jadi kuatin (diri) aja,” tandasnya.

Bicara 2013, Nikita yang punya shio macan diramal tidak terlalu mujur. Akankah ia kembali berulah dan ter­belit banyak kasus seperti di 2012?

 â€Kalau aku sih gitu-gituan percaya nggak percaya. Jodoh, hidup dan mati di tangan Tuhan. Nggak sampai keta­kutan juga, tahun 2013 shionya gini (nggak baik),” jawab Nikita.

Seperti menasehati, dia bilang se­mua orang seharusnya bisa menjaga diri. Jelek atau baik, adalah karena pri­badi masing-masing.

“Kalau banyak masalah atau nggak, itu balik lagi ke diri masing-masing, that’s why Niki nggak mau ke tempat yang punya energi-energi negatif. Ka­lau masalah karier, tahun 2013 awal Niki mau ngeluarin sesuatu yang ba­ru,” papar Nikita.

“Mudah-mudahan semua lancar. Bisa jadi lebih wise dan bersikap. 2012 kelam banget jadi nggak mau lagi. Insya Allah nggak terjadi lagi,” tandas Nikita.

Hampir 50 hari berada di tahanan Polda Metro Jaya, Nikita rugi materi lumayan banyak sebagai artis. Sejauh ini dihitung-hitung job yang tak bisa dipenihi bernilai hingga Rp 100 juta.

“(Job yang terpaksa ditolak) banyak banget, yang pasti lebih dari 10. Ya total kerugiannya dikali rupiah aku nggak mau nyebutin, yang pasti lebih dari Rp 100 juta,” ungkap kuasa hukum Nikita, Minola Sebayang.

Sebelum ditahan, Nikita memang su­dah terikat beberapa kontrak. Berun­tung, mereka mengerti kasus yang menimpa bintang Nenek Gayung dan Tali Pocong Perawan 2 itu.

“Untungnya klien kita maklum. Me­reka mengerti kasus ini, hanya me­ngembalikan pembayaran tanpa kena penalti apapun. Walau nggak jadi main, EO (event organizer) itu teman semua, mereka maklum,” ujar Minola.

Dari sebagian besar kontrak yang sudah disepakati, Nikita lebih banyak berhubungan dengan syuting di layar televisi. Dalam satu minggu, Minola mengaku ada tiga job yang dibatalkan.

Saat ini Nikita masih harus men­jalani wajib lapor. Ini dilakukan sampai berkas kasusnya dilimpahkan ke pe­ngadilan.

“Sepanjang berkas belum dilim­pah­kan ke Pengadilan, kami akan tetap wajib lapor. Tenggang waktunya ada­lah 50 hari,” ujar Minola.

Menurutnya, dengan Nikita hadir da­lam wajib lapor, maka sudah dibi­lang mampu bersikap kooperatif. Ia menam­bahkan, berkas Army (teman, sesama tersangka) juga sudah lengkap dan harus wajib lapor sama seperti Nikita.

Minola menyatakan, Nikita sempat shock ketika diberitakan mengancam akan membunuh korban. Menurutnya, berita itu sangat menyudutkan Nikita.

“Banyak sekali info atau berita yang menyudutkan Niki. Bahkan Niki di­anggap pernah melontarkan ancaman akan membunuh korban (Olivia),” ucap Minola.  [Harian Rakyat Merdeka] 


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya