Berita

sby

Hidayat Nur Wahid: Reshuffle Kabinet jangan Berdasarkan Surat Kaleng

JUMAT, 21 DESEMBER 2012 | 11:59 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Partai Keadilan Sejahtera tak mau ikut campur soal reshuffle Kabinet Indonesia Bersatu II, yang mulai santer dibicarakan belakangan ini. PKS menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden SBY apakah akan mengkocok ulang kebinet lagi atau tidak.

Meski begitu, Ketua Fraksi PKS Hidayat Nur Wahid mengingatkan, reshuffle kabinet harus dilakukan secara cermat dan berbasis kinerja.

""Soal reshuffle ini, Presiden semestinya harus betul cepat dan cermat. Tapi jangan seperti pemberian remisi bandar narkoba," ujar Hidayat Nur Wahid dalam acara "Refleksi 2012" di kawasan Senayan, Jakarta, pagi ini, Jumat, (21/12).

Selain Hidayat Nur Wahid, juga hadir elit Fraksi PKS lainnya. Seperti Wakil Ketua Fraksi PKS Mustafa Kamal; Sekretaris Fraksi PKS Abdul Hakim; dan anggota Komisi III DPR Aboe Bakar Al Habsy.

"Melakuka reshuffle harus cermat dengan berbasis evaluasi kinerja. Kinerja yang diyakini dan bukan karena ada surat kaleng," sambung mantan Ketua MPR ini.

PKS juga sama sekali tidak melirik akan mendapat kursi menteri baru. Menurutnya, kursi Menteri Pemuda dan Olahraga yang saat ini kosong, tetap diisi kader Partai Demorkat. Karena Andi Mallarangeng, Menpora yang mundur karena tersangkut korupsi, berasal dari partai penguasa itu. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya