Berita

wiranto

Wiranto: Indonesia Bagaikan Orkes Simphony Kehilangan Konduktor

RABU, 19 DESEMBER 2012 | 16:56 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL.  Kelahiran Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) adalah untuk mengamankan dan membangun peradaban bangsa Indonesia. Sampai saat ini peranan ICMI masih sangat relevan. Apalagi di tengah kondisi bangsa Indonesia yang menghadapi krisis multidimensi.

"Ibaratnya, kondisi Indonesia saat ini bagaikan orkes simphony yang kehilangan seorang konduktor. Hiruk pikuk dan tidak jelas kemana arahnya," ujar Ketua Umum DPP Partai Hanura Wiranto dalam acara Silaturahmi Kerja Nasional (Silaknas) Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) dengan tema “Kepemimpinan Nasional dalam Membangun Peradaban Bangsa" di JCC, Senayan, Jakarta, Rabu (19/12).

Wiranto pada kesempatan itu diminta menyampaikan pandangan dan kesaksiannya tentang sejarah kelahiran ICMI serta Visi Kebangkitan Peradaban Indonesia.

Untuk membangun kembali Indonesia bukanlah hal yang mudah. Namun  juga bukan hal yang tidak mungkin dilakukan. Persoalannya, kata Wiranto, dari mana harus memulianya dan apa yang harus dilakukan.

"Ada 5 tindakan yang harus dilakukan. Yaitu meluruskan jalan demokrasi; menata perekonomian nasional; menjalankan hukum yang tegas dan berkeadilan, kebutuhan akan kepemimpinan yang kuat, dan mendayagunakan hati nurani sebagai kompas kebenaran," urainya.

Wiranto yang juga Dewan Penasihat ICMI ini menyatakan, bahwa reformasi yang telah berjalan selama 14 tahun telah membawa kemajuan bagi bangsa Indonesia walaupun masih ada kekurangan di sana sini. Oleh karena itu menurutnya, bangsa Indonesia harus terus melakukan perubahan secara cepat namun tetap dalam bingkai konstitusi UUD 1945.

Ditegaskannya pula, apabila kita ingin segera keluar dari krisis multidimensi ini, bangsa Indonesia harus berani untuk keluar dari comfort zone dan mendorong perubahan yang dilakukan secara total namun konstitusional. Agar dapat menghasilkan arah perubahan yang tepat maka pola-pola yang harus dilakukan adalah creative destruction agar dapat mendobrak kebuntuan yang ada.

"Seorang pemimpin dipilih karena memiliki pengalaman dan pengetahuan, track record yang bersih, dan berlandaskan pada nilai-nilai Ketuhanan yang bersumber dari Allah SWT," jelas mantan Panglima ABRI ini.

Diakhir paparannya, Wiranto berharap ICMI tampil sebagai penggagas dan penggerak perubahan peradaban Indonesia dan meyakini ICMI akan mengukir sejarah kebangkitan kedua bangsa Indonesia. [zul]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Denny Indrayana Optimistis MK Diskualifikasi Gibran

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:05

Harga Minyak Dunia Membara, Rupiah Kembali Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:03

Prabowo Pimpin Upacara HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:55

Nonton Film ‘Istimewa’ Bareng Penyandang Disabilitas, Legislator PKS Dorong Kesetaraan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:49

Masuknya RG Jadi Wantimpres Pelajaran untuk Tak Terlalu Anti Kekuasaan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:43

Ribuan Prajurit Dikerahkan Dalam HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:34

SBY dan Jokowi Kompak Hadir di Upacara HUT Ke-81 TNI

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:33

IHSG Positif di Awal Perdagangan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:32

Profil Komandan Upacara HUT Ke-81 TNI Letjen TNI Lucky Avianto

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:18

KPK Telusuri Dugaan Setoran dari Wajib Pajak Sektor Pertambangan di Banjarmasin

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:17

Selengkapnya