Berita

sby-anas

Jangan Sampai Konflik SBY-Anas Membuat Kader Demokrat Bingung

RABU, 19 DESEMBER 2012 | 07:52 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Dua petinggi Partai Demokrat punya analisa dan prediksi yang berbeda soal capaian partai tersebut pada Pemilu 2014 mendatang.

Ketua Dewan Pembina SBY, dalam acara Silaturrahmi Nasional dan peringatan ulang tahun ke-11 Partai Demokrat di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Sabtu lalu, pesimis Demokrat akan menang lagi.

Bahkan, target 30 persen suara yang akan dicapai, dia turunkan setengah, menjadi hanya 15 persen. Berbeda dengan Ketua Umum Anas Urbaningrum, yang tetap optimis. Anas juga berbicara di forum yang sama.

"Ini kan kesan ke publik dua pernyataan berbeda.  Pernyataan optimis ingin 30 persen. Pada sisi lain, pernyataan Ketua Dewan Pembina yang merasa realistis saja Demokrat, jadi tidak akan mencapai target itu. Bahkan setengah target itu," ujar pengamat politik Ary Dwipayana saat dihubungi Rakyat Merdeka Online kemarin.

Menurutnya, Anas terlalu optimis bisa membawa capaian Demokrat melampai hasil pada 2009, yang mendapat 20.8 persen kursi legislatif. Karena saat ini Demokrat sedang menurutunan tren elektabilitas dalam dua tahun terakhir ini.

"Apalagi pada saat bersamaan konsolidasi dan soliditas internal belum terjadi dengan baik. Walaupun Anas bilang, di udara kalah, di darat belum tentu kalah. Tapi probelemnya konsolidasi partai juga cukup berat," tandas dosen FISIP UGM Yogyakarta ini. [zul]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya