Berita

prabowo subianto/facebook

Politik

Empat Tantangan Utama Menurut Prabowo Subianto

SELASA, 18 DESEMBER 2012 | 17:28 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Kandidat Capres dari Partai Gerindra, Prabowo Subianto, menyebutkan empat tantangan utama bagi Indonesia di masa depan, termasuk tantangan bagi siapapun tokoh yang mencalonkan diri menjadi Presiden RI 2014-2019.

Hal itu diutarakannya dalam diskusi yang digelar Soegeng Sarjadi Syndicate bertajuk "Suara Tuhan: Suara Rakyat Versus Suara Elite" di Garden Terrace, Hotel Four Seasons, Jakarta, Selasa (18/12).

Tantangan pertama bangsa adalah tentang sumber energi yang semakin menipis. Menurut Prabowo, 12 tahun lagi energi nasional akan habis. Sekarang, harga BBM akan naik karena angka subsidi sudah sangat besar. Dikatakan Prabowo, cadangan BBM tinggal 3,4 miliar barel, gas bumi tinggal 34 tahun dan batubara tinggal 79 tahun.


"Siapapun yang memimpin harus mengatasi ini. Kita tidak bisa menunggu habis baru cari solusi. Butuh pemimpin yang berani," jelas Prabowo.

Tantangan kedua menurut Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu adalah masalah ledakan penduduk. Tiap tahun penduduk indonesia bertambah 3,4 juta jiwa dan 10 tahun lagi akan bertambah 38 juta warga.

"Ini fakta. Tapi elite bangsa tidak bicara ini. Macetnya DKI kita maki-maki. Ada 300 ribu bertambah setiap tahun di Jakarta. Macet karena apa? Tapi elite kita santai. Yang dimasalahkan siapa yang jadi ini yang jadi itu," kritik Prabowo.

Tantangan ketiga menurut Prabowo adalah, sistem pemerintahan yang tidak efisien, lemah, dan korup. "Mental korupsi sudah merata. Inefisiensi sangat besar," tuturnya.

Dan tantangan keempat adalah soal ketidakseimbangan struktur perekonomian nasional..

"Maksudnya adalah ketidakadilan. Dari semua uang di Indonesia, 60 persen ada di DKI Jakarta. 30 persen di daerah dan 10 persen di desa-desa. Padahal penduduk di desa-desa itu lebih banyak ketimbang di perkotaan," pungkas Prabowo. [ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya