Berita

PAN: Melihat Penderitaan TKW Sungguh Menyayat Hati dan Memalukan

SELASA, 18 DESEMBER 2012 | 08:05 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Tenaga Kerja Indonesia di Saudi Arabia Satinah binti Djumadi divonis berasalah telah membunuh majikan perempuannya, Nura Al Gharib di wilayah Al Gaseem, sekitar awal Juni 2009. Ia juga dianggap mencuri uang majikan sebesar 37.970 Riyal Saudi (RS) sebelum meminta perlindungan ke kantor KBRI.

Ia kini hanya menunggu hari apakah nyawanya bisa terselamatkan atau tidak. Satinah bisa bebas dari hukuman mati apabila bisa menebus diat kepada keluarga korban.

Sementara, ratusan Satinah lainnya hanya menunggu giliran.  "Penyelesaian dengan membayar diat bukanlah jalan keluar karena hanya akan mengundang lebih besar harga diat dan lebih banyak lagi kasus yang muncul," jelas anggota Komisi I DPR M. Najid (Selasa, 18/12).

Karena itu, jelas Najib, sejak lama Komisi I DPR RI telah berkesimpulan dan merekomendasikan agar pengiriman PRT atau TKI sektor nonformal segera dihentikan. Pemerintah jangan takut berkurangnya remiten atau devisa yang disumbangkan oleh TKI.

"Kita punya peluang besar untuk mengirim tenaga profesional keluar negri. Selain Indonesia hanya beberapa negara miskin dan terkebelakang yang masih mengirim anak-anak perempuannya keluar negeri sebagai PRT. Melihat penderitaan mereka di negeri, orang sungguh menyayat hati, memilukan sekaligus memalukan," tandas politisi PAN ini. [zul]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya