Berita

bambang soesatyo/ist

Politik

Patut Diduga Ancora Land Sembunyikan Aset Negara di Century

MINGGU, 16 DESEMBER 2012 | 22:38 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Mengaitkan PT Ancora dengan mega skandal dana talangan Bank Century bukanlah hal yang mengada-ada meski keterkaitannya tidak langsung. Selama ini pihak manajemen PT Ancora tidak pernah berinisiatif menunjukan itikad baik untuk mengungkap kepada publik dan pihak berwenang perihal penguasaan aset PT Graha Nusa Utama (GNU) yang sedang dicari oleh Tim Bersama Asset recovery Bank Century.

Begitu disampaikan anggota Tim Pengawas Century DPR Bambang Soesatyo, Minggu (16/12).

Karena tidak pernah berinisiatif membuat pengakuan terbuka atas akuisisi PT GNU, menurut Bambang dalam keterangan tertulisnya, PT Ancora Land patut diduga berupaya menyembunyikan aset-aset yang seharusnya disita negara.

"Kalau ada itikad baik, seharusnya manajemen Ancora mengumumkan kepada publik bahwa Ancora Land telah menguasai aset PT GNU dan siap menyerahkannya kepada Tim Bersama Asset Recovery Bank Century," katanya.

Bisa saja kemudian manajemen Ancora beralasan bahwa mereka tidak tahu kalau PT GNU dan aset-asetnya bermasalah. Namun alasan ini pun sulit diterima karena Ancora Land dan Uni Menara Komunikasi wajib melakukan due diligence sebelum memfinalkan akuisisi PT GNU.

"Jadi, alasannya sudah terpenuhi untuk mengatakan adanya keterkaitan Ancora dengan kasus PT Antaboga Delta Securitas dan Bank Century. Karena PT GNU memang menerima aliran dana dari kelompok Robert Tantular," demikian Bambang. [rsn/dem]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya