Berita

demo aparat desa

Egois, Tuntutan Aparat Desa Tak Masuk Akal

MINGGU, 16 DESEMBER 2012 | 09:25 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Tuntutan ribuan perangkat desa dari berbagai daerah untuk diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang disampaikan pada unjuk rasa Jumat kemarin di depan gedung DPR, Senayan, Jakarta, bisa merusak tatanan pemerintahan kalau sampai dikabulkan.

Demikian disampaikan ekonom Dahnil Anzar Simanjutak kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Minggu, 16/12).

"Mereka dipilih oleh masyarakat desa dan jabatan itu adalah jabatan politik. Kalau mereka mendesak untuk menjadi PNS, itu merusak tata kelola pemerintahan termasuk pemerintahan desa," ujar Dahnil.

Begitu juga tuntutan agar masa jabatan Kepala Desa ditambah dua tahun bahkan sampai empat tahun. Saat ini masa jabatan Kepala Desa enam tahun.

"Tuntutan para perangkat desa itu tidak rasional dan sama sekali tidak pada ranah kepentingan masyarakat desa, seperti tuntutan agar masa jabatan kepala desa minimal 8 sampai 10 tahun," sambung Dahnil.

Karena itu Dahnil mengkritik tindakan aparat desa tersebut. Menurutnya, aparat desa lebih mementingkan nasib mereka sendiri. "Kepala-kepala desa itu kalau bicara nasib mereka antusiasmenya tinggi sekali. Bahkan demo besar demi nasib mereka. Tapi abai dengan nasib rakyat didesanya," tandas Dahnil. [zul]


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Denny Indrayana Optimistis MK Diskualifikasi Gibran

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:05

Harga Minyak Dunia Membara, Rupiah Kembali Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:03

Prabowo Pimpin Upacara HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:55

Nonton Film ‘Istimewa’ Bareng Penyandang Disabilitas, Legislator PKS Dorong Kesetaraan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:49

Masuknya RG Jadi Wantimpres Pelajaran untuk Tak Terlalu Anti Kekuasaan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:43

Ribuan Prajurit Dikerahkan Dalam HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:34

SBY dan Jokowi Kompak Hadir di Upacara HUT Ke-81 TNI

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:33

IHSG Positif di Awal Perdagangan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:32

Profil Komandan Upacara HUT Ke-81 TNI Letjen TNI Lucky Avianto

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:18

KPK Telusuri Dugaan Setoran dari Wajib Pajak Sektor Pertambangan di Banjarmasin

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:17

Selengkapnya