Berita

Politik

Yulianis: Proyek PLTS Neneng Meraup Untung Rp2,2 Miliar

KAMIS, 13 DESEMBER 2012 | 19:35 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi meraup keuntungan sekitar Rp2,2 miliar.

Hal itu disampaikan Mantan Wakil Direktur Keuangan PT Anugrah Nusantara (PT AN), Yulianis dalam kesaksiannya di persidangan terdakwa Neneng Sri Wahyuni di Gedung Tipikor Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (13/12).

"Saya ditugaskan membuat laporan rugi laba PT Anugrah Nusantara termasuk untuk proyek PLTS oleh PT Alfindo," ujar Yulianis dalam persidangan.


Laporan rugi laba tersebut, ujar Yulianis selalu dilaporkan kepada Muhammad Nazaruddin dan Neneng. Dan keuntungannya masuk ke rekening PT Alfindo yang berada di Jalan Veteran. Rekening itu sudah ada saat dia masuk ke Anugerah pada awal September 2008.

"Saya diberitahu penyidik rekening itu ternyata sudah ada sejak 2007," ungkap Yulianis.

Yulianis menjelaskan pada tahun 2008, cek PT Alfindo dan perusahaan lainnya yang semua berada di bawah Permai Grup yang dipegang oleh Neneng sebagai Direktur Keuangan.

Tidak hanya itu, Yulianis juga menuturkan, ada 23 perusahaan yang berada di bawah Permai Grup. Salah satunya adalah PT Anugrah Nusantara. Yulianis juga menjelaskan ada juga perusahaan pinjaman. PT Alfindo dan PT Nuratindo termasuk dalam perusahaan pinjaman.

"Ada 25 perusahaan pinjaman," ujar Yulianis.

Untuk perusahaan pinjaman itu kata Yulianis, hanya dipakai dalam berbagai macam proyek agar dapat diikut sertakan dalam tender.

"Hanya dibayar fee satu persen," pungkas Julianis.

Meski sering dibantah oleh Neneng, Yulianis mengatakan, istri Muhammad Nazaruddinlah ilah sebagai Direktur Keuangan PT Anugrah Nusantara. [sam]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya