Berita

gus dur/ist

Ulama Thoriqoh Gelar Istigotsah agar Penghina Gus Dur Sadar

RABU, 12 DESEMBER 2012 | 07:32 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Ribuan jamaah Thoriqoh Mu'tabarah An-Nahdiyah menggelar istigotsah di halaman Pondok Pesantren Al-Mizan Jatiwangi Majalengka Jabar Selasa malam (11 ).

Dalam istigotsah yang dipimpin KH.Uju Jazuli itu mereka memanjatkan doa agar para penghina mantan Presiden almarhum Abdurrahman Wahid atau Gus Dur diberi kesadaran oleh Allah SWT.

Istighosah ini digelar setelah terungkap dalam soal ujian Madrasah Aliyah dan Lembar Kerja Siswa (LKS) yang memuat pertanyaan yang melecehkan mantan Ketua Umum PBNU itu di beberapa sekolah. Dalam LKS itu disebutkan Presiden Gus Dur dilengserkan karena terlibat korupsi, yaitu Buloggate dan Bruneigate.

Sekitar 250 Ulama Thoriqoh yang hadir dalam acara Dzikir Cinta untuk Bangsa ini menyoroti 3 (tiga) hal penting.

Pertama, pemerintah diharapkan menindak tegas siapapun yang melakukan penghinaan. Karena kasus penghinaan kepada Gus Dur ini seolah dibuat terencana dan sistematis. Terbukti dengan munculnya kasus LKS ini, justru setelah kasus Sutan Bathoegana terjadi.

"Kedua, kepada seluruh warga NU dan pencinta Gus Dur agar menahan diri dan jangan terprovokasi dan protes-protes itu dilakukan dengan tertib dan tidak anarkis," jelas KH Maman Imanul Haq dalam rilisnya yang diterima redaksi (Rabu, 12/12).

Ketiga, kepada elemen bangsa agar menghargai dan menghormati Bapak Bangsa KH Abdurrohman Wahid dan mengikuti prilaku Gus Dur yang hidup sederhana, anti diskriminasi dalam bentuk apa pun dan tidak pernah membenci orang, sekalipun disakiti.

Beberapa yang hadir di antaranya, KH. A.Fauzi, KH.Abd Rasyid, KH Badrussalam, dan Pengasuh Ponpes Al-Mizan KH Maman Imanulhaq.  Ulama Sepuh Jabar yang Juga Ketua Dewan Ifta' (Fatwa) KH DR. Sarkosi Subki bahkan mengutip sabda Nabi dalam kesempatan itu. "Barang siapa yang menghina wali Allah, akan dihinakan Allah SWT."

Tokoh muda dari Banser NU Majalengka, Dadi irsyadi, menyatakan kesiapannya untuk demo besar-besaran ke Kementerian Departemen Agama Majalengka bila LKS itu tidak ditarik dari sekolah-sekolah. [zul]


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ijazah Gibran Jadi Bom Waktu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 02:03

Danantara Gelontorkan Rp4,4 Triliun untuk Masuk Bisnis Migas AS

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:31

PIP dan KIP Kuliah Tak Boleh Lagi Salah Sasaran

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:21

Jangan Korbankan Konektivitas Antar Pulau Gegara Kebijakan Panik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:09

Inilah Beda FIFA ASEAN Cup dan Piala AFF

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:34

Ahmad Doli Soroti Dugaan Bullying Bocah SD di Pemalang: Mukanya Lucu-lucu, tapi Berstatus Pembunuh

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:21

Gibran Tak Punya Ijazah SMA, Said Didu: Pemakzulan Bisa Lewat Proses Politik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:04

Danantara Penetrasi ke Ekosistem Aviasi Timur Tengah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:43

34 JPU Disiapkan Hadapi Sidang TPPU Febrie Adriansyah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:20

Juara Setelah 35 Tahun Menunggu

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:01

Selengkapnya