Berita

ilustrasi

Pengalaman Pertama di Busway Langsung Kecopetan

SENIN, 10 DESEMBER 2012 | 12:37 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Transportasi umum di Jakarta belum aman dari aksi kejahatan. Bahkan, di dalam angkutan jenis Transjakarta yang dibanggakan Pemprov DKI sebagai transportasi alternatif.

Salah seorang warga Jakarta bernama Syahril, 42 tahun, mengaku baru pertama kali menggunakan jasa transportasi yang lebih dikenal dengan nama "busway" itu. Kalau biasa naik kendaraan umum lain, hari ini dia sangat penasaran mencoba Busway.

Apes, pengalaman pertamanya malah berbuah pengalaman buruk. Karyawan salah satu perusahaan swasta di kawasan Kuningan ini malah kecopetan.


"Saya naik Busway mau ke arah Sudirman," terang Syahril membuka kisahnya saat berbincang dengan Rakyat Merdeka Online di depan Halte Kuningan Madya Yani, beberapa saat lalu (Senin pagi, 10/12).

Di Halte Kuningan Madya Yani itu Syahril sempat berusaha mengejar pelaku pencopet ponsel merek Blackberry miliknya, yang sudah diambil orang di dalam Busway.

"Modusnya, dia mepet saja terus ambil hp saya. Pas dia turun, tas (pinggang) saya kebuka," beber Syahril menceritakan kronologi pencopetan.

Ada seorang penumpang memberitahunya bahwa Hp Blackberry yang disimpannya di tas sudah  diambil seseorang lalu keluar Busway di Halte Kuningan Madya Yani. Dengan cepat Syahril yang masih di dalam Busway keluar dan mengejar pelaku.

"Di dalam (halte) sudah ada polisi, langsung ditangkap," cerita Syahril.

Petugas kepolisian bernama Suparno yang berjaga di halte tersebut mengatakan, di dalam tas pelaku ada Hp Blackberry milik korban. Ada juga sebuah jam tangan yang diduga juga hasil copetan.

"HP bapak ini ditemukan dalam tas ini," kata Suparno.

Suparno mengatakan, pelaku yang mengaku bernama Pasaribu itu akan dibawa ke Polsek Setiabudi untuk proses hukum. [ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya