Berita

presiden sby/ist

Sudahlah, SBY Jangan Terlalu Banyak Arahan dan Pidato

MINGGU, 09 DESEMBER 2012 | 18:20 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selaku Ketua Dewan Pembina Demokrat dinilai tidak perlu mengumpulkan pimpinan dan anggota Fraksi Partai Demokrat (FPD) Senayan malam ini (Minggu, 9/12) di kediamannya Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat.

"Yang penting bagi Partai Demokrat, khususnya SBY sekarang adalah tindakan nyata (kadernya tidak terlibat korupsi lagi)," tegas pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI), Iberamsjah kepada Rakyat Merdeka Online, Minggu (9/120).

SBY yang juga selaku Ketua Majelis Tinggi Partai dan salah satu pendiri partai, ungkap Iberamsjah tidak perlu lagi memberikan arahan dan pidato.


"Pidato itu jaman dulu, kalau Partai Demokrat ingin selamat lagi di 2014 yang tinngal dua tahun lagi, maka segera yang terindikasi korupsi diberhentikan semua," ujar Ibramsyah.

Mereka yang terindikasi korupsi menurut Iberamsjah adalah, mereka yang disebut-sebut dalam kesaksian di persidangan, seperti Jhonny Alen Marbun, Sutan Bhatoegana, Mahyudin dan sebagainya.

"(SBY) tidak perlu kebakaran jenggot, tidak ada wacana dan pidato lagi," cetusnya lagi.

Sambung Iberamsjah, kalau memang yang terindikasi korupsi itu tidak terbukti bersalah, nantinya mereka itu bisa direhabilitasi.

"Kalau dibiarkan, masyarakat punya pengadilan sendiri bahwa mereka sudah bersalah," tutup Iberamsjah. [arp]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya