Berita

anas urbaningrum/ist

Politik

Ini Bukan Kali Pertama Anas Tak Diundang Rapat Petinggi Demokrat

MINGGU, 09 DESEMBER 2012 | 16:43 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Ketua DPP Partai Demokrat Bidang Komunikasi, Andi Nurpati mengatakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selaku Ketua Dewan Pembina Demokrat akan mengumpulkan semua pimpinan dan anggota Fraksi Partai Demokrat (FPD) Senayan malam ini (Minggu, 9/12) pukul pukul 20.30 WIB, di kediaman SBY Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat.

Kalau memang hanya mengumpulkan anggota Fraksi, maka kemungkinan besar, Anas Urbaningrum selaku Ketua Umum DPP PD tidak akan ikut menerima arahan dari SBY tersebut. Melihat hal ini, pengamat politik Universitas Indonesia (UI) Andrinof Chaniago tidak merasa terlalu heran.

"Inikan bukan yang pertama kali Anas tidak diundang dalam pertemuan tinggi Partai Demokrat," ujar Andrinof kepada Rakyat Merdeka Online, Minggu, (9/12).


Jelas Andrinof, tujuan SBY mengumpulkan anggota fraksi yang ada di parlemen adalah untuk memberikan arahan kepada anggota DPR sebagai penjaga citra PD di parlemen. " Juga memberikan arahan perilaku anggota dewan, karena bagaimanapun dewan adalah sumber informasi terbanyak Partai Demokrat," ungkap Andrinof.

SBY yang juga sebagai ketua majelis tinggi partai kata Andrinof, dinilai tidak menyalahi aturan organisasi karena hanya memanggil anggota Fraksi tanpa memanggil DPP.

Diketahui, Selasa (12/6) lalu, Anas tidak hadir dalam pertemuan Ketua Dewan Pembina Demokrat SBY dengan 33 ketua DPD 1 dan para pendiri Demokrat. Dan yang kedua adalah pertemuan Forum Komunikasi Pendiri dan Deklarator Partai Demokrat (FKPD-PD) yang diadakan di Hotel Sahid Jakarta, Rabu (13/6) yang dihadiri petinggi DPP Demokrat, para ketua DPD 1 dan pendiri Demokrat.

Ruhuts sebelumnya memastikan Anas datang dalam rapat kali ini. Ia mendapatkan kabar ini langsung dari SBY. Kita lihat saja, berani tidak Anas datang dalam rapat malam ini. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya