. Rizal Mallarangeng merasa senang kasus Hambalang sudah terbuka, meskipun kakaknya Andi Mallarangeng dijadikan tersangka dan adikknya Andi Zulkarnaen (Choel) Malarangeng sudah dicegah ke luar negeri.
"Saya senang kasus ini terbuka, jadi biar bisa dibuka semua di pengadilan," kata Rizal dalam jumpa pers di Gedung Freedom Institute jalan Proklamasi sesaat lalu, (Jumat, 7/12).
Menurut Rizal untuk sementara, keluarganya tidak bisa berkomentar terlalu panjang lebar. Pasalnya, kasus ini diyakininya masih akan melalui proses yang panjang. "Saya gak bisa terburu-buru dalam kasus, kita gak bisa ngomong substansi hukum," tutur Rizal.
Rizal sangat mengapresiasi langkah saudaranya yang langsung mengundurkan diri tanpa diminta siapapun dan atas dengan kesadaran sendiri.
"Bahwa presiden mengatakan kekuasaan itu amanah. Kakak saya tidak ingin memeberikan beban kepada pemerintah, kita harus berkorban bilamana negara butuh. Itu yang dilakukan oleh kakak saya," ujar Rizal.
Masih kata Rizal, kejadian yang menimpa diri keluarganya ini adalah sebuah ujian yang harus dijalani dan dihadapi. "Ini adalah resiko pengabdian. Pasti ada kesedihan dan kepedihan, kita kan bukan robot. Roda pemerintahan harus berjalan," ujarnya lagi.
Sambung Rizal, terungkapnya kasus ini, menandakan Indonesia semakin mantap dalam menjalankan sistem reformasi, dimana ada yang namanya keterbukaan. "Ini adalah bukti bahwa reformasi berhasil," jelasnya.
"Tetapi harus diberi kesempatan yang fair untuk kakak saya dalam memberikan kesempatannya untuk memberikan statementnya bahwa dirinya tidak bersalah nanti di pengadilan. Pasti sebagai warga negara yang taat hukum, kita harus cinta pada hukum," demikian Rizal.
[sam]