Berita

la tofi

La Tofi: Aktivitas CSR 2013 Meningkat

RABU, 05 DESEMBER 2012 | 23:38 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Banyak perusahaan di Indonesia telah mengintegrasikan aktivitas aktivitas corporate social responsibility atau CSR sebagai bagian dari strategis bisnis. Itu sebabnya, Peraturan Pemerintah 47/2012 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perseroan Terbatas tidak akan menyurutkan aktivitas CSR perusahaan. Justru Peraturan Pemerintah itu memberikan kewenangan penuh kepada perusahaan untuk menganggarkan kegiatan CSR berdasarkan kepatutan dan kewajaran.

Demikian disampaikan Ketua Umum Forum CSR Kesejahteraan Sosial, La Tofi, dalam diskusi bertajuk “Tren CSR 2013” di The Media Hotel, Jakarta, Rabu siang (5/12).

“Bila menginginkan perusahaan berkembang, maka CSR juga dikembangkan. Apalagi sekarang, di hampir semua daerah terbentuk Forum CSR dalam rangka transparansi kepada pemangku kepentingan, sehingga tidak ada celah untuk melakukan sekadarnya,” ujar La Tofi dalam keterangan yang diterima redaksi.

“Di 2013 kita akan menyaksikan peningkatan dan kesemarakan dalam pelaksanaan CSR. Dalam kondisi apa pun, dunia usaha akan memilih survive dengan pendekatan CSR,” sambungnya.

Pendiri The La Tofi School of CSR itu juga mengatakan, keberadaan Forum CSR di berbagai daerah juga dilakukan untuk menangkal berbagai upaya pemerasan yang dilakukan pihak tertentu.

Dia juga mengatakan, Forum CSR Kesejahteraan Sosial yang berdiri berdasarkan Peraturan Menteri Sosial 13/2012 dan memiliki kepengurusan dari tingkat nasional hingga kabupaten dan kota tidak bisa dihindari akan berhubungan dengan berbagai isu lingkungan yang sedang menjadi konsentrasi perusahaan.

“Forum CSR Kesejahteraan Sosial dari tingkat pusat hingga daerah tidak didesain untuk mengumpulkan dana dari perusahaan. Justru Forum ini akan mendorong perusahaan melakukan praktik CSR dengan benar. Kalaupun Forum melakukan sinergi bagi para pemangku kepentingan, yaitu perusahaan, pemerintah, dan masyarakat, itu semata sebagai kerja sama untuk proyek percepatan kesejahteraan masyarakat,” demikian La Tofi. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

UI Investigasi Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa

Selasa, 14 April 2026 | 16:12

Miris, Makin Banyak Perusahaan Tak Buka Lowongan Kerja

Selasa, 14 April 2026 | 16:11

Pramono Dukung Pemberantasan Premanisme di Jakarta

Selasa, 14 April 2026 | 16:03

Jemaah Haji Tak akan Terbebani Kenaikan Ongkos Penerbangan

Selasa, 14 April 2026 | 16:02

Seruan Kudeta Presiden Prabowo Ancaman Serius

Selasa, 14 April 2026 | 15:46

Israel dan Lebanon Gelar Perundingan Damai di Washington

Selasa, 14 April 2026 | 15:43

Menteri Haji Janji Antrean Tidak Dihapus meski Ada War Tiket

Selasa, 14 April 2026 | 15:36

Aboe Bakar Minta Maaf terkait Pernyataan Madura dan Narkoba

Selasa, 14 April 2026 | 15:14

Tak Masuk Akal Nasdem Gabung Gerindra

Selasa, 14 April 2026 | 15:06

China Minta Semua Pihak Menahan Diri usai AS Blokade Selat Hormuz

Selasa, 14 April 2026 | 14:52

Selengkapnya