Berita

rachmamawati

Semua Anak Buah Mbak Rachma Menjadi Anggota Pelopor Relawan Partai Nasdem

RABU, 05 DESEMBER 2012 | 11:21 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Partai Pelopor dipastikan tidak akan menjadi peserta Pemilihan Umum 2014 setelah dinyatakan tidak lolos dalam verifikasi administrasi Komisi Pemilihan Umum. Selanjutnya, Partai Pelopor akan bergabung dengan Partai Nasdem.

"Partai Pelopor meneruskan perjuangannya melalui Partai Nasdem," ujar Sekjen Partai Pelopor Ristiyanto kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Rabu, 5/12).

Partai Pelopor resmi bergabung dengan Partai Nasdem setelah pendirinya, Rachmawati Soekarnoputri, disahkan menjadi anggota Dewan Pembina Partai Nasdem beberapa pekan lalu di Bandung.

"Mengenai hal tersebut sudah ada kesepakatan dengan Partai Nasdem. Dalam hal ini Ketua Dewan Pembina Nasdem, Surya Paloh, menyampaikan kepada Partai Pelopor, anggota DPRD dan kader-kader terbaik Partai Pelopor meneruskan kiprahnya dalam politik melalui Nasdem. Anggota DPRD Partai Pelopor ini nanti akan dicalonkan di dapil yang sama melaui Nasdem," sambungnya.

Ristiyanto menjelaskan, Partai Pelopor nantinya akan berada dalam satu unit di bawah Partai Nasdem. Namanya, Pelopor Relawan Partai Nasdem. Struktur unit ini terdapat dari pusat sampai cabang dan ranting, sebagaimana stuktur Partai Pelopor. "Semuanya nanti masuk kesitu," jelasnya.

Tapi, unit Pelopor Relawan Partai Nasdem ini baru akan diresmikan setelah proses verifikasi faktual di KPU selesai. Setelah proses verifikasi faktual selesai, Partai Nasdem akan menggelar kongres.

"Setelah verifikasi, akan ada penataan dalam kongres nanti. Apapun keputusan kongres, Partai Pelopor akan mengamankan. Karena Partai Pelopor sudah menjadi bagian dari Partai Nasdem," sambungnya.

Nah, untuk sementara ini, dia menambahkan, semua jajaran Partai Pelopor akan memperkuat dan memperbesar serta meloloskan Partai Nasdem dalam proses verifikasi KPU yang hasilnya nanti akan diumumkan 10 Januari.[zul]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

UI Investigasi Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa

Selasa, 14 April 2026 | 16:12

Miris, Makin Banyak Perusahaan Tak Buka Lowongan Kerja

Selasa, 14 April 2026 | 16:11

Pramono Dukung Pemberantasan Premanisme di Jakarta

Selasa, 14 April 2026 | 16:03

Jemaah Haji Tak akan Terbebani Kenaikan Ongkos Penerbangan

Selasa, 14 April 2026 | 16:02

Seruan Kudeta Presiden Prabowo Ancaman Serius

Selasa, 14 April 2026 | 15:46

Israel dan Lebanon Gelar Perundingan Damai di Washington

Selasa, 14 April 2026 | 15:43

Menteri Haji Janji Antrean Tidak Dihapus meski Ada War Tiket

Selasa, 14 April 2026 | 15:36

Aboe Bakar Minta Maaf terkait Pernyataan Madura dan Narkoba

Selasa, 14 April 2026 | 15:14

Tak Masuk Akal Nasdem Gabung Gerindra

Selasa, 14 April 2026 | 15:06

China Minta Semua Pihak Menahan Diri usai AS Blokade Selat Hormuz

Selasa, 14 April 2026 | 14:52

Selengkapnya