Berita

surya paloh

Surya Paloh Tak akan Membuat Move yang Dapat Memecah Belah Nasdem

SELASA, 04 DESEMBER 2012 | 13:44 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Waktu persis pelaksanaan Kongres Partai Nasdem belum jelas. Tapi, diperkirakan, kongres partai yang mengusung slogan perubahan itu akan digelar pada akhir Januari, awal tahun depan.

"Ya. Kita kan melihat partai baru jauh lebih berat tantangnnya. Kita merasa dan harus yakin persatuan adalah kunci kemenangan partai baru," ujar anggota Dewan Pembina DPP Partai Nasdem Prof. Soleh Solehuddin kepada Rakyat Merdeka Online (Selasa, 4/12).

Sebelumnya diberitakan, bahwa salah satu agenda kongres adalah penyerahan kepengurusan DPP Partai Nasdem kepada Surya Paloh, yang saat ini menjabat Ketua Majelis Nasional Partai Nasdem. Tapi, mantan Rektor Institut Pertanian Bogor ini tidak memberi kepastian saat ditanya hal tersebut.

"Saya kira terlalu dini untuk mengatakan itu. Kongres kan ada aturan mainnya sendiri. Jadi kita lihat saja. Ini waktu kan kurang lebih sebulan setengah. Saya kira isu-isu seperti itu mempolarisasi internal partai," jelasnya.

"Sebaiknya tidak perlu dibesar-besarkan (isu-isu seperti itu). Biarkanlah partai ini berjalan seperti air mengalir. Jadi apa yang diharapkan sebagai partai perubahan, yang harus memenangkan hati rakyat ini bisa dipercaya," sambung mantan Menteri Pertanian ini.

Soal siapa sebaiknya yang menjadi Ketua Umum Partai Nasdem, apakah Patrice Rio Capella, ketua umum saat ini, atau Surya Paloh, menurutnya hal itu tergantung kepada kedua tokoh tersebut.

"Itu semua tergantung pada kedua orang itu. Kita akui banyak jasa dari pimpinan partai sekarang. Itu pun juga tentu diapresiasi. Pak Surya sebagai inisiator partai, tentu semua dipertimbangkan," jelasnya.

Dan dia yakin, Surya Paloh sebagai pendiri partai tidak akan melakukan gerakan-gerakan yang dapat memecah belah partai.

"Saya lihat Pak Surya orang yang bijak, berpengalaman. Tidak mungkin ada move-move beliau untuk kemudian memecah belah partai. Malah beliau selalu mempersatukan. Saya positif saja melihat pertumbuhan partai ini. Ada riak, ada dinamika. Tapi semua sebenarnya menambah solid partai baru ini," tandasnya. [zul]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

UI Investigasi Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa

Selasa, 14 April 2026 | 16:12

Miris, Makin Banyak Perusahaan Tak Buka Lowongan Kerja

Selasa, 14 April 2026 | 16:11

Pramono Dukung Pemberantasan Premanisme di Jakarta

Selasa, 14 April 2026 | 16:03

Jemaah Haji Tak akan Terbebani Kenaikan Ongkos Penerbangan

Selasa, 14 April 2026 | 16:02

Seruan Kudeta Presiden Prabowo Ancaman Serius

Selasa, 14 April 2026 | 15:46

Israel dan Lebanon Gelar Perundingan Damai di Washington

Selasa, 14 April 2026 | 15:43

Menteri Haji Janji Antrean Tidak Dihapus meski Ada War Tiket

Selasa, 14 April 2026 | 15:36

Aboe Bakar Minta Maaf terkait Pernyataan Madura dan Narkoba

Selasa, 14 April 2026 | 15:14

Tak Masuk Akal Nasdem Gabung Gerindra

Selasa, 14 April 2026 | 15:06

China Minta Semua Pihak Menahan Diri usai AS Blokade Selat Hormuz

Selasa, 14 April 2026 | 14:52

Selengkapnya