Berita

Jusuf Kalla

Golkar Harusnya Dukung JK

MINGGU, 02 DESEMBER 2012 | 11:57 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Partai-partai politik harus mempertimbangkan mendukung figur-figur yang dianggap layak menjadi calon presiden, berdasarkan survei opinion leader Lembaga Survei Indonesia (LSI).

"Mereka layak dipertimbangkan jadi calon partai meski dari luar," ujar Gurubesar Ilmu Politik Universitas Indonesia Iberamsyah kepada Rakyat Merdeka Online kemarin.

Menurutnya, partai-partai jangan lagi memaksakan calon yang sudah dinilai tidak layak untuk memimpin negeri ini. "Dari Golkar jangan hanya Aburizal. Seakan dia dewa. Demikian juga Gerindra seakan Prabowo nabinya. Pilihlah yang lebih cakap, lebih pintar. Pasti masih banyak," imbuh Iberamsjah.

Untuk Golkar, lanjutnya, hasil survei LSI itu mestinya menjadi dasar kuat untuk mendukung Jusuf Kalla. JK berada pada peringkat kedua kandidat capres berkualitas untuk Pemilu 2014. Sementara, untuk kategori mampu memimpin negara, JK berada di urutan teratas.

"Seharusnya kalau dia (Golkar) jujur beripikir untuk masa depan bangsa, mestinya berpaling ke JK. JK sangat diharapkan rakyat. Itu adalah realita," tandas Iberamsyah.

Ke depan, Iberamsyah menambahkan, partai-partai harus semakin menggenjot kaderisasi. Karena sudah terbukti, berdasarkan survei LSI, para pentolan partai yang tidak layak nyapres. "Mereka memperbaiki kader yang ada sekarang. Contoh yang paling fatal Demokrat. Begitu SBY tak bisa dicalonkan, habis Demokrat. Karena tidak ada kaderisasi," demikian Iberamsjah. [zul]


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ijazah Gibran Jadi Bom Waktu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 02:03

Danantara Gelontorkan Rp4,4 Triliun untuk Masuk Bisnis Migas AS

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:31

PIP dan KIP Kuliah Tak Boleh Lagi Salah Sasaran

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:21

Jangan Korbankan Konektivitas Antar Pulau Gegara Kebijakan Panik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:09

Inilah Beda FIFA ASEAN Cup dan Piala AFF

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:34

Ahmad Doli Soroti Dugaan Bullying Bocah SD di Pemalang: Mukanya Lucu-lucu, tapi Berstatus Pembunuh

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:21

Gibran Tak Punya Ijazah SMA, Said Didu: Pemakzulan Bisa Lewat Proses Politik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:04

Danantara Penetrasi ke Ekosistem Aviasi Timur Tengah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:43

34 JPU Disiapkan Hadapi Sidang TPPU Febrie Adriansyah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:20

Juara Setelah 35 Tahun Menunggu

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:01

Selengkapnya