Berita

ilustrasi/ist

Dunia

Kebakaran di Pabrik Garmen Bangladesh Tewaskan 120 Pekerja

MINGGU, 25 NOVEMBER 2012 | 13:18 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Kebakaran di sebuah pabrik garmen yang berada di Ibukota Bangladesh, Dhaka, pada Sabtu malam (24/11) waktu setempat, telah menewaskan sedikitnya 120 pekerja.

Awalnya, pihak kepolisian menyebut korban tewas hanya berjumlah sembilan orang. Namun, jumlah ini membengkak setelah tim penyelamat mengevakuasi jenazah yang masih tertimbun di dalam gedung.

"Kami melanjutkan pencarian di pagi ini dan menemukan mayat-mayat tergeletak di lantai yang berbeda dari bangunan pabrik," ujar Brigadir Jenderal Mohammad Abu Nayeem Shahidullah, sebagaimana yang dilansir BBC (Minggu, 25/11).


Kebakaran ini diduga dipicu oleh api yang berasal dari lantai dasar. Kemudian api itu dengan cepat menyebar dan melalap seluruh bangunan yang memiliki sembilan lantai itu. Namun demikian, penyebab utama api muncul masih belum diketahui.

Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu hampir lima jam untuk memadamkan api. Sementara itu, sebagian besar korban meninggal dikarenakan melompat dari gedung saat ingin menghindari api dan asap yang disebabkan oleh kebakaran tersebut.[ian]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya