Berita

Presiden abdel aziz/ist

Dunia

Presiden Korban Salah Tembak Sudah Kembali ke Mauritania

MINGGU, 25 NOVEMBER 2012 | 11:54 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Setelah mendapatkan penanganan medis di Perancis selama lima minggu, Presiden Mauritania Mohamed Ould Abdel Aziz akhirnya kembali ke tanah airnya pada Sabtu (24/11).

Presiden Mohamed Ould Abdel Aziz adalah korban salah tembak yang dilakukan oleh tentaranya sendiri pada 13 Oktober lalu. Peristiwa itu terjadi saat Presiden Abdel Aziz meninggalkan Ibukota Mauritania, Nouakchott, dengan mengendarai mobil pribadinya tanpa melibatkan pasukan pengawal kepresidenan.

Saat kembali ke Nouakchott, ia tidak berhenti di sebuah pos pemeriksaan di pinggiran ibukota. Hal ini mengakibatkan seorang tentara yang berjaga di pos pemeriksaan itu merespon dengan melepaskan tembakan yang mengenai perutnya.


Sebagaimana dilansir al Jazeera (Minggu, 25/11), sebelum kembali ke Mauritania, Abdel Aziz mengundang wartawan untuk mengadakan konferensi pers di kamar rumah sakit, tempat ia dirawat, untuk menunjukkan kepada negara bahwa ia telah sadar dan mampu beraktifitas seperti sediakala lagi.

Keabsenannya selama beberapa minggu tersebut memunculkan protes dari pihak oposisi yang mempertanyakan kemampuan presiden dalam memimpin negara.

Pun demikian, setibanya di bandara Nouakchott presiden berusia 55 tahun itu tetap mendapat sambutan hangat dari ribuan warga Mauritania yang berjajar di bandara. Sang presiden kemudian menaiki mobil yang tak beratap dan melambaikan tangan pada warganya sebagai tanda menyapa mereka.[ian]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya