Berita

ilustrasi

Nusantara

Tak Perlu Panik Tanggapi Harga Daging Mahal dan Langka di Pasaran

RABU, 21 NOVEMBER 2012 | 10:16 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Masyarakat tidak perlu khawatir dengan fenomena mahal dan langkanya daging sapi di pasaran, yang menembus angka RP 100 ribu per Kg.

Demikian disampaikan ekonom dari Universitas Sultan Ageng Tirtaya, Serang Banten, Dahnil Anzar Simanjuntak kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Rabu, 21/11).

"Kelangkaan tersebut saya pastikan fenomena ekonomi jangka pendek yang dipengaruhi oleh fakta adanya masalah dalam supply daging dalam negeri, yakni dikuasainya supply dan distribusi daging oleh kelompok usaha tertentu. Pemain utamanya hanya segelintir pengusaha daging besar," jelasnya.

Dahnil yakin, kelangkaan dan mahalnya harga daging hanya fakta ekonomi jangka pendek. Dalam waktu dekat pasti supply dan harga daging akan kembali normal.

"Pemain-pemain besar pengusaha daging itu tidak mungkin bisa bertahan lama tanpa melakukan aktivitas perdagangannya. Kalau pun tidak, pemain-pemain baru akan masuk ke pasar," imbuh Dahnil.

Jadi, pemerintah tidak boleh gentar menghadapi ancaman para importir daging dan supplier daging besar. Pembatasan kuota impor harus tetap dilakukan untuk menghidupkan industri daging dan peternakan nasional. "Kebijakan pembatasan kuota import daging perlu didukung untuk menstimulus industri daging dan peternakan dalam negeri," ungkap Dahnil. [zul]


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ijazah Gibran Jadi Bom Waktu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 02:03

Danantara Gelontorkan Rp4,4 Triliun untuk Masuk Bisnis Migas AS

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:31

PIP dan KIP Kuliah Tak Boleh Lagi Salah Sasaran

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:21

Jangan Korbankan Konektivitas Antar Pulau Gegara Kebijakan Panik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:09

Inilah Beda FIFA ASEAN Cup dan Piala AFF

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:34

Ahmad Doli Soroti Dugaan Bullying Bocah SD di Pemalang: Mukanya Lucu-lucu, tapi Berstatus Pembunuh

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:21

Gibran Tak Punya Ijazah SMA, Said Didu: Pemakzulan Bisa Lewat Proses Politik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:04

Danantara Penetrasi ke Ekosistem Aviasi Timur Tengah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:43

34 JPU Disiapkan Hadapi Sidang TPPU Febrie Adriansyah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:20

Juara Setelah 35 Tahun Menunggu

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:01

Selengkapnya