ilustrasi/ist
ilustrasi/ist
Saksi melaporkan seranga terakhir dilakukan beberapa helikopter Israel dan menewasan seorang anak serta melukai 17 lainnya.
Laporan itu telah dikonfirmasi Jurubicara Hamas dari Departemen Kesehatan, Ashraf al-Qedra, yang mengatakan serangan udara juga menghantam kantor Satelite Al Quds menyebabkan enam wartawan terluka.
Para wartawan yang terluka dibawa ke Rumah Sakit Shiffa untuk menjalani perawatan.
Sementara itu, juru bicara dari Hamas, Abu Obeida, memperingatkan Israel dalam sebuah wawancara dengan Televisi Al Aqsa sebagaimana yang dilansir Xinhua,untuk tidak melakukan operasi besar-besaran.
"Keputusan itu akan menjadi keputusan paling bodoh yang pernah dibuat Israel," kata Abu Obeida. [zul]
Populer
Jumat, 04 September 2026 | 20:28
Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24
Kamis, 03 September 2026 | 14:46
Selasa, 01 September 2026 | 15:17
Selasa, 01 September 2026 | 01:59
Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31
Selasa, 01 September 2026 | 11:03
UPDATE
Senin, 07 September 2026 | 02:30
Senin, 07 September 2026 | 02:03
Senin, 07 September 2026 | 01:40
Senin, 07 September 2026 | 01:15
Senin, 07 September 2026 | 01:01
Senin, 07 September 2026 | 00:44
Senin, 07 September 2026 | 00:16
Senin, 07 September 2026 | 00:03
Minggu, 06 September 2026 | 23:52
Minggu, 06 September 2026 | 23:40