Berita

heru lelono/ist

MAFIA NARKOBA

Mahfud MD Mencengengeskan Istana Semoga Khilaf Belaka

SABTU, 10 NOVEMBER 2012 | 10:38 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Dugaan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD seolah ada mafia dalam urusan pembebasan terpidana narkoba di disayangkan kalangan dalam Istana.

Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi dan Informasi, Heru Lelono, berharap semoga Mahfud yang dikenalnya sejak lama hanya khilaf semata.

"Saya berkawan dengan Mahfud, walau umurnya lebih muda dari saya. Orangnya Jawa Timuran seperti saya. Suka bercanda atau cengengesan seperti saya juga. Seperti saat almarhum GusDur mengatakan bahwa maksudnya Mahfud mau jadi Menteri Pertanahan, tapi kepleset jadi Menteri Pertahanan, dan sebagainya," cerita Heru Lelono dalam perbincangan dengan Rakyat Merdeka Online.

Namun, sambung Heru, mencengengeskan seolah di Istana ada mafia barkoba adalah hal yang gegabah.

"Saya menyayangkan bukan saja dia adalah seorang ahli hukum, dan ketua lembaga prestisius (MK), namun kan juga digadang-gadang pendukungnya untuk jadi salah satu calon pemimpin negeri ini," ujar Heru lagi.

Menurutnya, boleh saja Mahfud mengatakan dengan santai bahwa hal itu hanya analisa. Namun bukankah dirinya adalah pejabat tinggi dan public figure? Di saat-saat seperti ini kita perlu tokoh-tokoh yang sejuk. Kalau negeri ini selalu diisi kegemparan gemuruh panas berbagai analisa tak berfakta, sungguh kasihan rakyat yang hanya bisa menjadi penonton yang sedih dan merana.

"Saya pribadi ikut dalam kelompok yang berharap, suatu saat hukuman mati ditiadakan. Seperti pula banyak masyarakat yang mengharapkan pemerintah untuk berupaya keras membebaskan saudara kita yg menjadi terpidana mati di luar negeri," demikian Heru Lelono. [guh] 

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Rakyat Ingin Hukum yang Keras terhadap Pelaku Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 02:19

Sumber APBN Berpeluang dari Harta Rampasan Koruptor

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:57

Gaduh Desil DTSEN, Bonnie Triyana: Buka Mekanisme Sanggah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:21

Aset Daerah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:03

Ribuan Pengunjung Padati Hari Pertama Danantara Housing Expo

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:52

Leonardi Divonis 2,5 Tahun Penjara Meski Tak Terbukti Terima Uang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:22

Kecurigaan Netizen Benar, Habis Karhutla, Muncullah Sawit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:01

Pelindo-BNN Edukasi Pelajar di Empat Kota soal Bahaya Narkoba

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31

Pos Polisi di Kolong Flyover Slipi Dibakar Massa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:10

UU Perampasan Aset Beri Kepastian Hukum Berantas Korupsi

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00

Selengkapnya