Berita

Politik

Disebut Peras BUMN, Sumaryoto Tempuh Jalur Hukum

SELASA, 06 NOVEMBER 2012 | 15:56 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Kapan pun diminta, anggota DPR dari fraksi PDIP, Sumaryoto, siap memberikan keterangan kepada Badan Kehormatan (BK) DPR RI dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait pemerasan BUMN yang dituduhkan.

"Klien saya siap memberikan keterangan di BK, KPK maupun dimana saja," ujar kuasa hukum Sumaryoto, Warsito Sanyoto di kantornya Jalan Kartika Utama BA 6 NO 9 Pondok Indah, Jakarta, Selasa (6/11).

Tidak hanya itu, Sumaryoto melalui kusa hukumnya, mempersilahkan BPK melakukan audit kepada PT NMA.

"Klien saya siap melakukan pembuktian terbalik, dan bersedia melakkan audit invstagsi dengan biaya dari klien saa, hal ini untuk menunjukkan tidak ada pemersan," bebernya.

Menurutnya,  pemberitaan klinenya sudah menjuru pada pencemaran nama baik. Sejak kemarin, Sumaryoto diberitakan sebagai oknum DPR yang memeras perusahaan pelat merah. Meneruskan informasi dari Menteri BUMN Dahlan Iskan, anggota BK DPR RI, Usman Jafar, menyebut Sumaryoto memeras PT Merpati.

"Kalau yang beredar tidak benar dan tidak terbukti, klien kami akan menempuh jalur hukum atas martabat diri keluarga maupun lembaga DPR. Dan beliau menunjuk saya sebagai kuasa hukum untuk menempuh upaya hukum untuk menyelesaikan kasus ini," pungkasnya. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya